Lokakarya Mini Sektoral Evaluasi Program Kesehatan Diadakan di Cipete Selatan

Kamis, 21 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 63

Lokakarya Mini Sektoral TW II Cipete Selatan tiyo

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Kelurahan Cipete Selatan bersama Puskesmas Pembantu (Pustu) menyelenggarakan lokakarya mini sektoral triwulan II di Aula Kantor Kelurahan setempat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

"Bersama-sama mencari solusi"

Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta dari berbagai unsur terkait guna mengevaluasi program kesehatan dan memperkuat koordinasi pelayanan kepada masyarakat. 

Lurah Cipete Selatan, Supriono mengatakan, lokakarya tersebut bertujuan mengevaluasi berbagai program kesehatan, memecahkan persoalan yang dihadapi di lapangan, serta meningkatkan kerja sama lintas sektor dalam pelayanan masyarakat.

"Ada berbagai kegiatan kita evaluasi, mulai dari Posyandu, penanganan stunting, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), hingga masalah gizi buruk," ujarnya, Kamis (21/5).

Supriono menjelaskan, seluruh program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah sebagai pemangku kepentingan di tingkat kelurahan untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat tetap semangat menjalankan tugas pelayanan kepada warga, meskipun harus bekerja tanpa mengenal waktu.

"Kita akan bersama-sama mencari solusi dan jalan keluar agar setiap permasalahan, khususnya di bidang kesehatan, dapat kita tangani bersama. Dengan demikian, segala yang kita harapkan dan cita-citakan dapat tercapai," terangnya.

Sementara itu, Kepala Pustu Cipete Selatan, Yoshida menambahkan, pada lokakarya mini sektoral triwulan I sebelumnya, pihaknya telah membentuk Kampung Bebas Jentik di RW 07.

Selain itu, Pustu Cipete Selatan juga membentuk Kampung Siaga Tuberkulosis (TB) di RW 02 dan RW 05, serta Kelompok Peduli Gizi (KPG) di RW 06 yang diberi nama "KPG Gemoy".

"Kami juga telah melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan transformasi layanan puskesmas," ungkapnya.

Yoshida memaparkan, saat ini Puskesmas telah menerapkan sistem Integrasi Layanan Primer (ILP). Sistem tersebut mengadopsi konsep pelayanan berbasis klaster seperti Posyandu agar layanan kesehatan menjadi lebih terintegrasi dan efektif.

"Saat ini, puskesmas kita telah menerapkan sistem ILP. Sistem ini serupa dengan konsep Posyandu, di mana pelayanan dibagi ke dalam beberapa klaster," ucapnya.

Ia menuturkan, jumlah kunjungan pasien pada Januari hingga Maret menunjukkan angka yang stabil dan telah mencapai target yang ditentukan. Seluruh kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan hasil yang optimal bagi kita semua. 

"Hari ini kita dapat saling berbagi informasi dan ide-ide inovatif untuk mendukung keberhasilan kegiatan yang akan dilaksanakan ke depannya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PSX 20260520 151336

Komisi E Tekankan Prioritas Kesehatan dan Pembinaan Anak Muda Jakarta

Rabu, 20 Mei 2026 122

IMG 20260518 WA0068 (1)

Warga Pulau Harapan Manfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Senin, 18 Mei 2026 165

Gubernur pramono puskes meruya rezap2

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pram Resmikan Pustu Meruya Selatan II

Senin, 18 Mei 2026 296

BERITA POPULER
IMG 20260516 WA0000

Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

Sabtu, 16 Mei 2026 6046

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1377

Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 1752

IMG 20260518 WA0123

Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

Senin, 18 Mei 2026 1686

Sterilisasi kucing otoy

Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

Jumat, 15 Mei 2026 2459

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks