Ratusan Pelajar SDIT Al Muhajirin Diedukasi Kebencanaan

Rabu, 15 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 953

Sosialisasi kebencanaan SDIT Al Muhajirin bilal

(Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)

Sebanyak 350 pelajar Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Muhajirin di Jalan Tunda, Kelurahan Rawabadak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mengikuti kegiatan sosialisasi dan simulasi kebencanaan yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.

"Kesiapsiagaan bencana"

Kepala Satuan Tugas BPBD Jakarta Utara, Vitus Dwi Indarto mengatakan sosialisasi ini difokuskan pada pengenalan dasar kebencanaan serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi situasi darurat, khususnya gempa bumi.

"Kami memberikan edukasi kepada seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga karyawan. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan sarana dan prasarana penyelamatan (rescue), serta simulasi teknik evakuasi saat terjadi gempa bumi," ujarnya, Rabu (15/4).

Ia menambahkan, dalam simulasi tersebut para pelajar diajarkan cara menyelamatkan diri saat gempa, seperti berlindung di bawah meja, melindungi kepala, serta mengikuti jalur evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditentukan.

"Para guru juga dibekali pemahaman mengenai prosedur tanggap darurat, termasuk cara mengarahkan peserta didik agar saat terjadi bencana, proses evakuasi berjalan tertib dan aman," terangnya.

Menurutnya, edukasi kebencanaan sangat penting diberikan sejak usia dini agar tertanam menjadi kebiasaan dan refleks saat menghadapi kondisi darurat.

Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi juga dapat diterapkan di rumah dan lingkungan sekitar. 

"Anak-anak diharapkan menjadi agen informasi bagi keluarga mereka terkait kesiapsiagaan bencana," ungkapnya.

Kepala SDIT Al Muhajirin, Didik Iwan Sutiawan menyampaikan, kegiatan ini merupakan pengalaman pertama bagi pihak sekolah bekerja sama dengan BPBD yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman seluruh warga sekolah terhadap potensi bencana.

"Kegiatan hari ini diikuti sekitar 350 pelajar. Materi yang diberikan sangat penting bagi kami semua. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala agar kesiapsiagaan menjadi bagian dari budaya sekolah," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pelajar kelas V, Bagas Satrio Bagaskara (11) mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan terebut karena membuatnya lebih memahami cara menghadapi bencana.

"Saya senang bisa ikut simulasi bersama teman-teman. Jadi tahu yang harus dilakukan saat gempa, seperti berlindung dan mengikuti jalur evakuasi. Kegiatan ini menambah wawasan saya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Dilakukan di Rawajati

150 Personel Gabungan Ikuti Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di Rawajati

Selasa, 23 Desember 2025 625

Petugas memandu sejumlah siswa cara mengevakuasi korban menggunakan tandu

Pelajar SMA Budi Mulia Utama Diedukasi Kebencanaan

Kamis, 02 Oktober 2025 1475

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 3463

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1136

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1044

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1600

Walikota jaksel syafrin liputo tiyo

Syafrin Minta ASN Pemkot Jaksel Terapkan Budaya Kerja 3K

Senin, 08 Juni 2026 1868

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks