Ratusan Pelajar SDIT Al Muhajirin Diedukasi Kebencanaan

Rabu, 15 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 1092

Sosialisasi kebencanaan SDIT Al Muhajirin bilal

(Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)

Sebanyak 350 pelajar Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Muhajirin di Jalan Tunda, Kelurahan Rawabadak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mengikuti kegiatan sosialisasi dan simulasi kebencanaan yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.

"Kesiapsiagaan bencana"

Kepala Satuan Tugas BPBD Jakarta Utara, Vitus Dwi Indarto mengatakan sosialisasi ini difokuskan pada pengenalan dasar kebencanaan serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi situasi darurat, khususnya gempa bumi.

"Kami memberikan edukasi kepada seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga karyawan. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan sarana dan prasarana penyelamatan (rescue), serta simulasi teknik evakuasi saat terjadi gempa bumi," ujarnya, Rabu (15/4).

Ia menambahkan, dalam simulasi tersebut para pelajar diajarkan cara menyelamatkan diri saat gempa, seperti berlindung di bawah meja, melindungi kepala, serta mengikuti jalur evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditentukan.

"Para guru juga dibekali pemahaman mengenai prosedur tanggap darurat, termasuk cara mengarahkan peserta didik agar saat terjadi bencana, proses evakuasi berjalan tertib dan aman," terangnya.

Menurutnya, edukasi kebencanaan sangat penting diberikan sejak usia dini agar tertanam menjadi kebiasaan dan refleks saat menghadapi kondisi darurat.

Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi juga dapat diterapkan di rumah dan lingkungan sekitar. 

"Anak-anak diharapkan menjadi agen informasi bagi keluarga mereka terkait kesiapsiagaan bencana," ungkapnya.

Kepala SDIT Al Muhajirin, Didik Iwan Sutiawan menyampaikan, kegiatan ini merupakan pengalaman pertama bagi pihak sekolah bekerja sama dengan BPBD yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman seluruh warga sekolah terhadap potensi bencana.

"Kegiatan hari ini diikuti sekitar 350 pelajar. Materi yang diberikan sangat penting bagi kami semua. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala agar kesiapsiagaan menjadi bagian dari budaya sekolah," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pelajar kelas V, Bagas Satrio Bagaskara (11) mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan terebut karena membuatnya lebih memahami cara menghadapi bencana.

"Saya senang bisa ikut simulasi bersama teman-teman. Jadi tahu yang harus dilakukan saat gempa, seperti berlindung dan mengikuti jalur evakuasi. Kegiatan ini menambah wawasan saya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Dilakukan di Rawajati

150 Personel Gabungan Ikuti Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di Rawajati

Selasa, 23 Desember 2025 700

Petugas memandu sejumlah siswa cara mengevakuasi korban menggunakan tandu

Pelajar SMA Budi Mulia Utama Diedukasi Kebencanaan

Kamis, 02 Oktober 2025 1593

BERITA POPULER
Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 930

Umkm jati

Raperda UMKM Diusulkan Masuk Propemperda 2027

Sabtu, 08 Agustus 2026 550

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 1120

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 969

Kebakaran Gedung Dinas Teknis Abdul Muis Berhasil Dipadamkan, Layanan Publik Tetap Berjalan

Kebakaran Gedung Dinas Teknis Abdul Muis Dipadamkan, Layanan Publik Tetap Berjalan

Sabtu, 08 Agustus 2026 454

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks