Senin, 11 Mei 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 257
(Foto: Anita Karyati)
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menyampaikan apresiasi dengan adanya bantuan kapal layanan dakwah dan laboratorium komputer untuk Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan yang diberikan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) RI.
"Mendukung pelayanan dan aktivitas KUA"
Fadjar mengatakan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat Kepulauan Seribu yang disampaikan kepada Komisi VIII DPR RI. Keberadaan kapal layanan dakwah dan laboratorium komputer sangat penting untuk mendukung pelayanan keagamaan di Kepulauan Seribu
"Bantuan ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan dan aktivitas KUA di sini," ujarnya, Senin (11/5).
Fadjar menjelaskan, kapal layanan dakwah akan membantu mobilitas pelayanan keagamaan antarpulau sehingga pembinaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, laboratorium komputer diharapkan mampu memperkuat pelayanan administrasi berbasis digital di lingkungan KUA.
"Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau wilayah lainnya sehingga pelayanan keagamaan dan pembinaan masyarakat di Kepulauan Seribu semakin maksimal," terangnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Kemaslahatan BPKH RI, Dyah Rahayu menambahkan bantuan tersebut merupakan bentuk sinergisitas antara BPKH, DPR RI, dan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat di Kepulauan Seribu.
Menurutnya, program kemaslahatan tidak hanya bertujuan meningkatkan fasilitas pelayanan keagamaan, tetapi juga memperkuat akses dan kualitas pelayanan masyarakat di daerah dengan tantangan geografis seperti Kepulauan Seribu.
"Program ini merupakan wujud sinergisitas untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Legislator Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo Syamsuddin Said memaparkan, bantuan tersebut lahir dari komunikasi dan koordinasi bersama BPKH RI setelah mendengar langsung kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu.
"Alhamdulillah, aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti. Semoga bantuan ini dapat memaksimalkan pelayanan KUA kepada masyarakat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Kepulauan Seribu," tandasnya.