Senin, 11 Mei 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 244
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 17 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk membersihkan material sisa kebakaran rumah di RT 01/04, Jalan Pari Utama, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
"Membantu warga"
Lurah Pulau Pari, Yusuf mengatakan, pembersihan dilakukan untuk membantu meringankan beban warga sekaligus mempercepat penataan lingkungan pascakebakaran.
"Kami membantu membersihkan material sisa kebakaran dengan mengerahkan Pasukan Oranye. Sudah menjadi kewajiban kami membantu warga yang tertimpa musibah dan membutuhkan bantuan," ujarnya, Senin (11/5).
Yusuf menjelaskan, petugas PPSU membersihkan material bangunan dan barang-barang yang hangus terbakar, seperti lemari, mesin cuci, dan perabot rumah tangga lainnya.
"Petugas UKT 2 juga dikerahkan untuk melakukan perbaikan aliran listrik yang sempat padam akibat kebakaran," terangnya.
Menurutnya, pihak kelurahan juga telah berkoordinasi untuk mengajukan bantuan kepada Baznas (Bazis) dan BPBD bagi penyintas kebakaran. Saat ini proses penyaluran bantuan masih berlangsung.
"Kami turut prihatin atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu rumah warga ini. Semoga bantuan yang diberikan nantinya dapat meringankan beban korban," ungkapnya.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman menjelaskan, kebakaran terjadi pada Minggu (10/5) sekitar pukul 14.40 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan rumah berukuran 7x15 meter persegi.
Ia menuturkan, kebakaran diduga dipicu beban listrik berlebih di bagian gudang rumah yang menyimpan tali, mesin cuci bekas, dan berbagai barang bekas lainnya.
"Untuk menangani kebakaran tersebut, kami mengerahkan lima personel beserta satu unit gerobak motor pemadam dan perlengkapan pendukung lainnya," bebernya.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian dan instalasi listrik yang tidak aman.
Sementara itu, Pemilik rumah, Mustofa menyebut, api dengan cepat membesar di bagian belakang rumah. Meski sudah dilakukan penanganan dini menggunakan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun tidak berhasil memadamkan kobaran api.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran kelurahan, petugas PPSU, dan personel Gulkarmat yang sigap membantu proses pemadaman hingga pembersihan lokasi.
"Kalau dikerjakan sendiri tentu kami tidak sanggup karena material dan barang yang harus dibersihkan cukup banyak. Bantuan dari petugas sangat membantu kami," tandasnya.