Inovasi Kelurahan Gunung Kurangi Sampah Dibuang ke TPST Bantar Gebang

Jumat, 08 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1317

Atasi Masalah Sampah, Lima Biopori Jumbo Dibuat di Kelurahan Gunung

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Sebanyak lima lubang biopori berukuran besar (jumbo) dibuat di wilayah Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pembuatan lubang tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut program Jaga Jakarta Bersih dan Pilah Sampah.

"Pemilahan sampah mulai sekarang"

Sekretaris Kelurahan Gunung, Fahrul Hertanto mengatakan, pembuatan biopori jumbo merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

"Perlu kita ketahui bersama bahwa jika kita tidak melakukan pemilahan sampah mulai sekarang, nantinya Bantar Gebang akan penuh dan berdampak negatif bagi lingkungan sekitarnya," ujarnya, Jumat (8/5).

Fahrul menjelaskan, saat ini terdapat lima lubang biopori jumbo yang telah dibuat warga bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Rinciannya, masing-masing dua lubang berada di RW 06 dan RW 08, serta satu lubang di area Kantor Kelurahan Gunung.

Menurutnya, proses pembuatan biopori jumbo tergolong sederhana sehingga diharapkan dapat diterapkan lebih luas oleh masyarakat.

"Saya rasa dengan proses yang sederhana ini, nantinya pembuatan biopori jumbo di lingkungan warga semakin masif dilakukan," terangnya.

Ia mengimbau warga untuk mulai mengubah pola hidup dengan memilah sampah sisa makanan atau bahan organik sejak dari rumah masing-masing. 

"Kalau kita lakukan ini secara masif, kira-kira kita dapat mengurangi pembuangan sampah sekitar 50 persen ke TPST Bantar Gebang nantinya," ungkapnya.

Selain pengelolaan sampah, lanjut Fahrul, pihak kelurahan juga melakukan penanaman 100 pohon produktif, seperti pisang, singkong, dan ubi jalar guna mendukung ketahanan pangan lingkungan.

" Semoga dalam waktu tiga bulan ke depan tanaman tersebut sudah mulai tumbuh dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pangan bagi warga," ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 08, Kelurahan Gunung, Dirwantoro menuturkan, pembuatan lubang biopori jumbo menjadi langkah efektif dalam mengatasi persoalan sampah di lingkungannya.  

Ia menyebut, selama ini sebagian besar warga belum melakukan pemilahan sampah sehingga seluruh jenis sampah langsung dibuang dalam keadaan tercampur.

"Kami sudah mengarahkan warga untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Bahkan, sesuai arahan pihak kelurahan, nantinya pembuatan biopori ini akan diperbanyak lagi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
30 Lampu PJU di Jalan Laksamana Malahayati Sudah Kembali Menyala

70 Warga Rawa Buaya Diedukasi Kelola Sampah

Kamis, 07 Mei 2026 537

Pengolahan sampah teba modern jati

Pemkot Jaksel Terus Gencarkan Gerakan Pilah Sampah

Kamis, 07 Mei 2026 797

Pengolahan sampah

Bangun PSEL, Pramono Optimistis Sampah Jakarta Tertangani

Selasa, 05 Mei 2026 1276

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1263

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1414

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1418

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 1108

IMG 20260930 WA0061

Pemkot Jakbar Siap Relokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Rabu, 30 September 2026 484

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks