Kamis, 07 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 136
(Foto: Fakhrizal Fakhri)
Praktisi digital dari ICT Watch, Donny Budi Utoyo mengajak para pelaku UMKM memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) untuk memperluas pemasaran produk secara digital.
Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Peringatan Hari Kartini DKI Jakarta 2026 bertema ‘Perempuan Jakarta: Berkembang Tanpa Batas, Berdaya Tanpa Sekat’ di Ruang MH Thamrin, Gedung Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Kamis (7/5).
"Jangkauan pasarnya luas,"
Menurut Donny, pelaku UMKM saat ini tidak cukup hanya mengandalkan penjualan secara offline. Dengan memanfaatkan platform digital seperti media sosial (medsos), produk yang dipasarkan dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
“Masuk ke online, pasarnya bisa jauh lebih besar lagi. Jangkauan pasarnya luas, biaya operasionalnya efisien, tokonya buka 24 jam per hari,” ujar Donny.
Ia menilai, langkah paling sederhana yang dapat dilakukan pelaku UMKM adalah memiliki akun medsos untuk memperkenalkan produknya secara luas. Keberadaan medsos, kata Donny, mampu meningkatkan visibilitas merek sekaligus memudahkan calon pembeli mencari informasi produk.
“Sekecil apa pun upayanya, paling enggak punya Instagram, atau punya TikTok, atau punya Facebook,” katanya.
Dalam pemaparannya, Donny juga mendorong peserta memanfaatkan layanan Google Business Profile agar lokasi dan identitas usaha lebih mudah ditemukan masyarakat melalui mesin pencarian Google.
Tak hanya itu, peserta juga diajak mempraktikkan penggunaan AI melalui platform Gemini untuk membuat materi promosi produk secara instan. Peserta diminta mengunggah foto produk maupun foto model, lalu memberikan perintah sederhana agar AI dapat menghasilkan poster promosi secara otomatis.
“Sekarang juga, bukan besok bukan lusa, per hari ini ibu-ibu dan bapak-bapak sudah bisa jualan online pakai AI,” ucapnya.
Menurut Donny, AI dapat membantu pelaku UMKM membuat foto promosi, desain poster, hingga caption media sosial dengan lebih cepat dan praktis tanpa harus memiliki kemampuan desain profesional.
“Biasanya yang paling merepotkan itu bikin poster dan caption. Sekarang tinggal ketik, nanti AI bantu buatkan,” katanya.
Di sisi lain, Donny juga mengingatkan pentingnya etika dalam penggunaan AI, termasuk tidak menggunakan foto orang lain tanpa izin untuk kepentingan promosi.
Ia menambahkan, pihaknya siap memberikan pelatihan lanjutan bagi peserta yang ingin memperdalam pemanfaatan teknologi digital dan AI untuk pengembangan usaha.
“Teman-teman ICT Watch siap membantu ibu-ibu sampai punya toko online,” tandasnya.