Senin, 04 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 87
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Penataan Kawasan Unggulan Triwulan II di Jalan Karet Karya, RT 09/05, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan terus dilakukan akselerasi. Saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen.
"Pembuatan mural edukasi dan taman"
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Karet, Akbar Bayu mengatakan, lokasi tersebut dipilih karena sebelumnya memiliki kondisi lingkungan yang kurang tertata, terlihat kumuh, menjadi tempat berkumpulnya gerobak sampah, serta kerap digunakan sebagai lokasi parkir liar.
"Penataan dilakukan melalui pembuatan mural edukasi dan taman agar wilayah menjadi lebih rapi dan nyaman dipandang," ujarnya, Senin (4/5).
Akbar menjelaskan, penataan dilakukan pada area seluas 80 meter persegi. Mural yang dibuat tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga memuat pesan imbauan kepada warga, seperti menjaga kebersihan, pencegahan tawuran, serta larangan parkir liar.
Selain itu, area tersebut juga dikembangkan menjadi taman yang mendukung program ketahanan pangan. Di lokasi ini akan ditanam tanaman produktif yang hasilnya dapat dimanfaatkan warga, serta tanaman hias untuk memperindah lingkungan.
"Setiap hari, sebanyak 10 hingga 15 petugas PPSU dikerahkan untuk melakukan pengerjaan sesuai dengan jadwal zonasi," terangnya.
Ia menginginkan, penataan ini dapat mengubah lingkungan yang sebelumnya kumuh menjadi lebih bersih, tertata, dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, pesan dalam mural diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban.
"Penataan sudah mencapai 70 persen. Saat ini tinggal tahap penyelesaian mural dan pembuatan boks tanaman. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan diterapkan di wilayah lain," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Achmad Burhanuddin mengapresiasi penataan kawasan tersebut. Sebab, sebelumnya terlihat kumuh dan menimbulkan bau tidak sedap akibat penumpukan sampah.
"Penataan di lokasi ini sudah sangat baik. Kami berharap kawasan ini terus dirawat agar tidak kembali kotor atau dirusak," tandasnya.