Selasa, 28 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 213
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 287 lowongan kerja disediakan dalam ajang Walk in Interview Jakbar Career Week yang digelar Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Barat, Senin (27/4) hingga Kamis (30/4) mendatang di Ruang Soewiryo 2 Blok B kantor wali kota.
Kepala Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Barat, Jackson Dianrus Sitorus mengatakan, kegiatan ini hasil kolaborasi pihaknya dengan PT Karya Putra Surya Gemilang (KPSG), Sinar Sosro Gunung Selamat, Kredivo dan PT PNM.
"Pada hari pertama tercatat 139 pencari kerja mendaftar dan melakukan interview,"
"Dari empat perusahaan dibutuhkan 287 tenaga kerja. Diantaranya untuk posisi account officer, contact centre, frontliner, telecolection dan sales promotor area Jakbar," katanya, Selasa (28/4).
Dijabarkannya, PT KPSG membutuhkan 137 tenaga kerja dan PT Sinar Sosro Gunung Selamat 18 tenaga kerja. Sedangkan PT Kredivo dan PT PNM, masing-masing membutuhkan 100 serta 32 tenaga kerja.
"Pada hari pertama tercatat 139 pencari kerja mendaftar dan melakukan interview dengan pihak perusahaan PT KPSG," ungkapnya.
Sedangan pada hari ini, kegiatan akan memberikan kesempatan pada pelamar yang berminat bekerja di PT Sinar Sosro Gunung Selamat, melakukan interview.
Kemudian Rabu (29/4) besok, dijadwalkan walk in interview bagi calon pekerja yang berminat melamar ke PT Kredivo dan Kamis (30/4) bagi PT PNM.
"Bagi masyarakat yang berminat, cukup melakukan registrasi dan mengisi data di aplikasi Siapkerja, membawa CV, data diri serta lamaran lengkap dan hadir menggunakan pakaian formal. Kegiatan ini gratis," tuturnya.
Selain itu, ada sejumlah persyaratan lain dari perusahaan yang harus dipenuhi calon pelamar dan ketentuannya bisa dilihat melalui akun Instagram@sudinnakertransgijakbar. Kegiatan Walk in Interview ini dilaksanakan setiap hari mulai pukul 09.00 pagi hingga selesai.
"Kami berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pencari kerja sehingga bisa meminimalisir pengangguran di Jakarta Barat," tandasnya.