Senin, 27 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 156
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Barat, Senin (27/4), mensosialisasikan audit dan penghematan energi pada 70 pengelola gedung pemerintah.
Kepala Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Barat, Jackson Dianrus Sitorus mengatakan, audit dan penghematan energi ini untuk menjamin penyediaan tenaga listrik yang cukup, aman, dan andal sesuai dengan prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Tercapainya penghematan energi yang efektif dan efisien, khususnya energi listrik,"
"Tujuan besarnya adalah tercapainya penghematan energi yang efektif dan efisien, khususnya energi listrik," katanya.
Menurut Jackson, semua pihak perlu melakukan efisiensi agar bisa menanggulangi masalah cadangan energi yang semakin berkurang. Salah satu metode yang dapat dipakai untuk mengefisienkan pemakaian energi listrik adalah konservasi energi.
Dipaparkannya, pengertian konservasi energi adalah upaya sistematis, terencana, dan terpadu guna melestarikan sumber daya energi dalam negeri serta meningkatkan efisiensi pemanfaatannya.
Dilanjutkan Jackson, konservasi energi itu meliputi kegiatan audit energi yang bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan energi suatu bangunan gedung dan mencari upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi tanpa mengurangin tingkat kenyamanan dan keselamatan pengguna bangunan dan gedung.
"Hasil dari audit energi nantinya untuk menghitung besaran konsumsi energi serta mengenali cara-cara penghematan," bebernya.
Dikatakan Jackson, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki rencana strategis yang tertuang dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta nomor 5 tahun 2023 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED).
Kebijakan tersebut menegaskan visi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar terpenuhinya kebutuhan energi berwawasan lingkungan dan terdepan dalam pemanfaatan teknologi energi bersih dengan mendorong peran serta masyarakat.
"Visi itu bisa dicapai, salah satunya dengan upaya penghematan energi melalui audit energi yang akan dilakukan di kantor atau gedung milik pemerintah DKI. Khususnya di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat," tegasnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Imron Syahrin mengapresiai kegiatan sosialissi yang digelar Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Barat berkolaborasi dengan Institut PLN.
Ia berharap, sosialisasi bisa mengedukasi para peserta yang merupakan stakeholder pengelola gedung di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, sehingga mampu memanfaatkan penggunaan energi secara efektif dan efisien melalui kegiatan audit energi.
"Diharapkan, nantinya bisa mencapai penghematan energi tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kenyamanan penggunaan gedung," tandasnya.