Senin, 27 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 160
(Foto: Nurito)
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, memberikan penghargaan kepada lurah berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi dalam meningkatkan kinerja pembangunan wilayah. Penghargaan tersebut diserahkan usai upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tingkat kecamatan di halaman Kantor Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.
"Kinerja terbaik dalam penataan kawasan"
Ritonga mengatakan, penghargaan ini bertujuan mendorong para lurah agar semakin aktif dan inovatif dalam menata wilayahnya masing-masing.
"Penghargaan ini kami berikan kepada lurah yang memiliki kinerja terbaik dalam penataan kawasan, termasuk yang paling aktif dalam kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu," ujarnya, Senin (27/4).
Ritonga menjelaskan, terdapat dua kategori penghargaan yang diberikan, yakni penataan kawasan unggulan dan penangkapan ikan sapu-sapu dalam operasi tahap pertama serta kedua.
"Untuk kategori penataan kawasan unggulan, Juara 1 diraih Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Juara 2 Kelurahan Susukan, dan Juara 3 dimenangkan Kelurahan Ciracas," terangnya.
Ia menambahkan, pada kategori penangkapan ikan sapu-sapu, berhak sebagai Juara 1 Kelurahan Cibubur dengan tangkapan mencapai 228 kilogram, Juara 2 Kelurahan Rambutan 220 kilogram, dan Juara 3 diraih Kelurahan Kelapa Dua Wetan sebanyak 119 kilogram.
Menurutnya, para pemenang menerima piagam penghargaan dari camat. Khusus kategori penangkapan ikan sapu-sapu, peserta juga memperoleh insentif sebesar Rp 5.000 per kilogram dari Baznas Bazis Jakarta Timur.
"Program penangkapan ikan sapu-sapu ini akan terus kami gencarkan ke depan sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan," ungkapnya.
Lurah Kelapa Dua Wetan, Priyati Fakhi mengaku sangat bersyukur karena berhasil meraih Juara 1 penataan kawasan unggulan dan Juara 3 kategori penangkapan ikan sapu-sapu.
Ia menegaskan, capaian ini menjadi motivasi bagi jajaran petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dalam memperbaiki kualitas lingkungan.
"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menata wilayah, terutama dalam mengubah kawasan kumuh menjadi lebih hijau, tertata, dan rapi," bebernya.
Sementara itu, Lurah Susukan, Puja Akbar Sahroni juga merasa sangat senang karena berhasil Juara 2 penataan kawasan unggulan melalui penataan kawasan kumuh di kolong flyover Pasar Rebo dengan menghadirkan mural pada tiang penyangga serta pembangunan taman.
"Terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan ke depannya," tandasnya.