Jumat, 24 April 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 76
(Foto: Istimewa)
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau JIEP melakukan promosi peluang investasi strategis kepada para pelaku usaha Tiongkok dalam agenda JIEP Strategic Business Matching Forum yang diselenggarakan di Shenzhen, Tiongkok.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang hadir dalam acara tersebut mengundang para pelaku usaha di Shenzhen untuk menjadi bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global yang kompetitif dan berkelanjutan.
"berkontribusi dalam pembangunan,"
“Investasi di JIEP bukan hanya tentang keuntungan bisnis, tetapi juga tentang berkontribusi dalam pembangunan masa depan perkotaan yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan,” ujar Pramono, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan business matching forum.
Direktur Utama PT JIEP, Satrio Witjaksono menyampaikan, forum ini menjadi momentum strategis dalam memperluas jejaring kemitraan global dan mempercepat realisasi investasi di kawasan.
Ia mengatakan, JIEP tidak hanya menawarkan kawasan industri, tetapi sebuah ekosistem terintegrasi yang tengah bertransformasi menjadi kawasan industri modern berbasis teknologi, berkelanjutan, dan terkoneksi dengan sistem transportasi publik.
“Kami mengundang para investor untuk bersama-sama membangun masa depan industri dan urban Jakarta,” katanya.
Satrio menjelaskan, PT JIEP saat ini tengah mengembangkan Remasterplan 25 tahun yang mencakup transformasi kawasan seluas sekitar 433 hektare menjadi Integrated Hi-Tech Industrial and Innovation District.
Peluang investasi yang ditawarkan meliputi pengembangan Transit Oriented Development (TOD), pembangunan Modern Smart Warehouse, serta pengembangan kawasan mixed-use yang terintegrasi dengan infrastruktur digital dan transportasi publik.
“Sebagai kawasan industri pertama di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1973, PT JIEP memiliki posisi strategis di jantung Kota Jakarta dengan dukungan aksesibilitas yang terhubung langsung ke pelabuhan, bandara, serta jaringan transportasi utama,” jelasnya.
Satrio mengatakan, kehadiran Gubernur Pramono Anung secara langsung dalam forum ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong kemudahan investasi, menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Kawasan Industri Pulogadung sebagai destinasi investasi strategis di Jakarta.
Ia menambahkan, dengan dukungan Pemprov DKI Jakarta dan Holding BUMN Danareksa, JIEP menghadirkan kepastian investasi melalui tata kelola profesional, kemudahan perizinan, serta dukungan regulasi yang terintegrasi.
“Melalui business matching forum ini, diharapkan terjalin kemitraan strategis antara PT JIEP dan para investor Tiongkok, yang tidak hanya menghasilkan kerja sama bisnis yang konkret, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, transfer teknologi, serta pengembangan kawasan industri modern yang berkelanjutan di Jakarta,” jelas Satrio.
Sekadar diketahui, JIEP Strategic Business Matching Forum dihadiri oleh lebih dari 50 pengusaha Tiongkok dari berbagai sektor strategis, antara lain teknologi, pengelolaan kawasan industri modern, manufaktur, konstruksi, dan sektor terkait lainnya.
Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam rangkaian agenda, termasuk sesi diskusi panel yang menjadi wadah interaktif antara PT JIEP, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan para calon investor.
Dalam sesi diskusi panel tersebut, sejumlah pengusaha Tiongkok menyampaikan ketertarikan untuk berinvestasi di Jakarta, khususnya di Kawasan Industri Pulogadung, serta menggali lebih lanjut peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara konkret dalam waktu dekat.
Agenda ini turut dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Guangzhou, Ben Perkasa Drajat, Direktur Investasi 1 PT Danareksa (Persero) Chris Soemijantoro, serta jajaran manajemen PT JIEP.