LKPJ 2205, Komisi B Tekankan Optimalisasi Pendapatan BUMD

Jumat, 24 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 460

Komisi B Nova Paloh ist

(Foto: Istimewa)

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh menekankan, pentingnya creative financing bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikannya dalam rapat evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun 2025 bersama sejumlah BUMD.

"Potensi pendapatan non tiket atau non farebox,"

Dikatakan Nova, kondisi ekonomi global dan dinamika geopolitik berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang belum optimal. Sebab itu, BUMD didorong untuk mencari sumber-sumber pendapatan baru di luar pola konvensional.

Salah satu strategi yang disoroti adalah optimalisasi sektor transportasi, khususnya melalui pengembangan kawasan berbasis transit oriented development (TOD) serta pemanfaatan ruang-ruang komersial seperti area iklan.

“Ruang-ruang yang bisa dikomersialisasikan harus dimaksimalkan, termasuk potensi pendapatan non tiket atau non farebox,” ujar Nova, Jumat (24/4).

Menurutnya, peningkatan target dividen BUMD harus diimbangi dengan langkah konkret. Misalnya, dengan peningkatan pendapatan non farebox di sektor transportasi.

Selain itu, Komisi B juga menyoroti peluang ekspansi usaha di sektor perbankan daerah. Nova menilai, Bank Jakarta memiliki potensi besar dalam memperluas penyaluran kredit, khususnya kepada pelaku usaha mikro seperti nelayan.

Ia mencontohkan, kawasan Pelabuhan Muara Angke yang memiliki ribuan kapal dan fasilitas pendukung seperti cold storage, namun belum tersentuh optimal oleh layanan pembiayaan perbankan.

“Ada potensi besar di sana, mulai dari nelayan hingga pengusaha penyimpanan ikan. Ini bisa jadi peluang bagi Bank Jakarta untuk memperluas kredit usaha mikro,” katanya.

Ditambahkan Nova, langkah tersebut dinilai penting untuk mendorong perputaran ekonomi di tingkat bawah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

Lebih lanjut, Nova menyampaikan, capaian kinerja BUMD secara umum masih tergolong baik. Namun, evaluasi kinerja tahun 2026 belum bisa dilihat secara menyeluruh lantaran masih berada pada triwulan pertama.

“Perkembangannya baru bisa terlihat lebih jelas di triwulan kedua, apalagi tahun ini ada tantangan baru seperti kondisi geopolitik dan kebijakan efisiensi,” ucapnya.

Ke depan, Komisi B mendorong sinergi yang lebih kuat antar-BUMD agar tercipta perputaran ekonomi di dalam ekosistem milik pemerintah daerah.

Ia mencontohkan kolaborasi antara Bank DKI dan PAM Jaya dalam pembiayaan, serta keterlibatan BUMD konstruksi dalam proyek pembangunan di Jakarta.

“Kalau bisa, ekosistemnya saling menguatkan. Dari kita, untuk kita. Sehingga pendapatan PAD kita bisa kita dapatkan dari BUMD kita,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260418 WA0023

BUMD DKI Didorong Jadi Pilar Ekonomi Jakarta Global

Sabtu, 18 April 2026 1193

Langkah Pemprov DKI Jaga Stok Beras otoy

BUMD Pangan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Hadapi Ancaman El Nino

Sabtu, 18 April 2026 1316

Pramono BUMD leaders forum rezap

BUMD Diminta Tingkatkan Konsolidasi dan Perluas Ekspansi

Jumat, 17 April 2026 1296

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1263

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1414

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1418

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 1108

IMG 20260930 WA0061

Pemkot Jakbar Siap Relokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Rabu, 30 September 2026 484

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks