150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

Kamis, 23 April 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 1422

Walikota jakpus arifin (2)

(Foto: Folmer)

Sebanyak 150 pelaku usaha industri pariwisata di Jakarta Pusat, Kamis (23/4), mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan limbah makanan yang diadakan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parikeraf) setempat.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, lebih dari 4000 pelaku usaha pariwisata mencakup hotel, restoran, dan usaha jasa lainnya, turut berperan aktif mendukung perekonomian daerah. Peningkatan aktivitas pariwisata ini diikuti dengan tantangan lingkungan, khususnya timbunan sampah. 

"Mewujudkan pariwisata yang bersih dan berkelanjutan,"

"Jakarta menghasilkan lebih dari 7.000 ton sampah per hari yang didominasi sampah organik, termasuk sisa makanan dari sektor usaha. Sektor pariwisata diharapkan mampu menerapkan prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab serta berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim," ujar Arifin.

Ia mengungkapkam, Peraturan Gubernur Nomor 102 Tahun 2021 mewajibkan pelaku usaha melakukan pengelolaan sampah secara mandiri, mulai dari pengurangan, pemilahan, hingga pengolahan. Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam menekan timbunan limbah, khususnya sisa makanan.

"Bimtek yang diselenggarakan hari ini merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan pariwisata yang bersih dan berkelanjutan," ungkapnya. 

Ia berharap, bimtek ini mampu meningkatkan pemahaman dan komitmen pelaku industri pariwisata dalam pengelolaan limbah makanan secara berkelanjutan sesuai regulasi yang berlaku. Serta mendorong terwujudnya pariwisata yang ramah lingkungan.

Sementara Kasudin Parekraf Jakarta Pusat, Shinta Nindyawati memaparkan, bimtek mengusung tema, "Pengelolaan Limbah Makanan Pada Industri Pariwisata Jakarta Pusat Untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan"

Dijelaskan Shinta, 150 peserta yang ikut bimtek ini terdiri dari 87 pelaku usaha hotel, 56 restoran, dan 76 katering.

"Kami berharap bimtek ini bisa memberikan ide ataupun solusi yang baik bagi industri pariwisata Jakarta Pusat agar mengurangi, memilah sampah, dan menggunakan produk daur ulang untuk pariwisata hijau serta membuat Jakarta lebih lestari, menuju Kota Global," harapnya

BERITA TERKAIT
Kebersihan pulau untung jawa anita

Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Disosialisasikan di Pulau Untung Jawa

Kamis, 16 April 2026 544

Operasional rdf plant rorotan dijamin aman

RDF Plant Rorotan Dioperasikan Bertahap Jaga Stabilitas Pengelolaan Sampah Jakarta

Rabu, 11 Maret 2026 1109

PSX 20260212 160649

Pemkot Jakpus Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di RW Proklim

Kamis, 12 Februari 2026 748

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 3245

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 751

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1467

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 888

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1842

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks