Senin, 13 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 164
(Foto: Nurito)
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah Jakarta pada Minggu (12/4) sore, mengakibatkan sebanyak 14 pohon tumbang dan sempal di di Jakarta Timur. Penanganan dilakukan secara intensif oleh petugas hingga dini hari tadi.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka"
Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita mengatakan, jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring pendataan lanjutan di lapangan.
"Penanganan sudah dilakukan sampai tengah malam. Hari ini kami lanjutkan penyisiran karena masih ada yang belum tertangani secara tuntas," ujarnya, Senin (13/4).
Made menjelaskan, cuaca ekstrem menjadi pemicu utama insiden tersebut. Angin kencang membuat sejumlah pohon, terutama yang sudah tua dan berakar rapuh tidak mampu bertahan hingga akhirnya tumbang.
"Beberapa di antaranya bahkan menimpa bangunan dan kendaraan warga," terangnya.
Menurutnya, dari hasil pendataan sementara, pohon tumbang tersebar di sembilan lokasi dengan berbagai jenis dan ukuran.
Ia merinci, pohon beringin berdiameter 25 sentimeter tumbang di Jalan H. Bokir Bin Jiun, Dukuh; pohon sengon berdiameter 25 sentimeter di Jalan Tanah Merdeka 7, Rambutan, yang menimpa kabel udara; serta pohon kersen berdiameter 35 sentimeter di Jalan Laksamana Malahayati, Cipinang Melayu.
Selain itu, empat pohon tabebuya dan satu pohon bidara dengan diameter 25-30 sentimeter tumbang di Jalan Mabes TNI, Cilangkap. Kemudian, di Jalan Raya Cilangkap-Cipayung pohon beringin berdiameter sekitar 100 sentimeter roboh dan menimpa tiga ruko sekaligus.
"Ada juga pohon akasia di Jalan Mabes Hankam, dekat Mapolsek Cipayung, tumbang dan menimpa minibus yang sedang melintas," ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk kategori sempal, tercatat pohon petai cina di bawah Flyover Baru, Pulo Gebang; pohon jati dan kersen di Jalan Gelanggang Remaja, Makasar; serta pohon kelengkeng di Jalan Pinang Ranti 1. Pohon beringin sempal juga terjadi di Kompleks pegawai TMII, Pondok Bambu yang menimpa enam unit sepeda motor.
"Meski menimbulkan kerusakan pada properti, Made memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Untuk pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan," bebernya.
Untuk mempercepat penanganan, lanjut Made, sebanyak 50 personel Pasukan Hijau dikerahkan melakukan evakuasi.
"Mereka dibantu petugas PPSU, Satpol PP, serta personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur," ucapnya.
Salah seorang warga Cilangkap, Munawar (34) sangat mengapresiasi respons cepat petugas yang langsung mengevakuasi pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan.
"Semalam jalan sempat tertutup. Tapi petugas langsung datang, pohon dipotong dan dipinggirkan. Sekarang sudah bisa dilalui lagi," tandasnya.