Monitoring Budi Daya Perikanan di Pulau Tidung Diperkuat

Kamis, 09 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 2046

Pengawasan keramba nelayan kepulauan seribu anita ist

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memperkuat pengawasan aktivitas budi daya perikanan melalui monitoring langsung ke keramba jaring apung milik sejumlah kelompok nelayan di Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

"Pengelolaan keramba oleh masyarakat"

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaeni mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan praktik perikanan berjalan selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan serta tidak menimbulkan pencemaran.

"Monitoring ini penting untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan keramba oleh masyarakat. Kami ingin memastikan kegiatan ekonomi di sektor perikanan tetap berjalan," ujarnya, Kamis (9/4).

Aceng menjelaskan, keberadaan keramba jaring apung harus diimbangi dengan kesadaran ekologis para nelayan, termasuk dalam pengelolaan pakan, limbah, serta kepadatan tebar ikan.

"Kami mendorong kelompok nelayan agar semakin memahami bahwa menjaga ekosistem laut adalah kunci keberlanjutan usaha mereka sendiri," terangnya.

Ia menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara masyarakat pesisir dan alam. Sebab, hal ini menjadi dasar dalam menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah kepulauan.

Selain melakukan pengawasan di sejumlah keramba, pihaknya juga berdialog dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ketua kelompok nelayan setempat guna menyerap aspirasi dan memperkuat kolaborasi.

"Kegiatan monitoring ini masih terus berlanjut di pulau lainnya. Diharapkan aktivitas para nelayan berjalan optimal dan berkelanjutan," ungkapnya.

Sementara itu, Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu, Munawar Salagau mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam melakukan monitoring sebagai upaya konkret menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, praktik budi daya yang berlebihan tanpa pengelolaan yang baik berpotensi merusak kualitas perairan serta menurunkan produktivitas dalam jangka panjang.

"Semoga para nelayan dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan budidaya perikanan agar tetap produktif, namun tetap ramah lingkungan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 40 Kilogram Ikan Lele Dipanen dari Keramba Merah Putih

40 Kilogram Lele Dipanen di Keramba Merah Putih Semper Timur

Jumat, 09 Januari 2026 1343

Nelayan Pulau Tidung Terus Kembangkan Budidaya Kerapu Cantang

2.500 Benih Kerapu Cantang Ditebar di Keramba Jaring Tancap Pulau Tidung

Kamis, 06 Februari 2025 1737

Nelayan Kepulauan Seribu mengikuti Sosialisasi Keselamatan dan Legalitas Kapal

Nelayan Kepulauan Seribu Disosialisasi Keselamatan dan Legalitas Kapal

Rabu, 22 Oktober 2025 879

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5522

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 1116

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1951

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1178

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 770

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks