Jumat, 09 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 534
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 40 kilogram ikan lele berhasil dipanen kelompok pembudidaya ikan mandiri Keramba Merah Putih, Jalan Camar, RT 05/11, Kampung Sawah, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
"Memuaskan dan membanggakan"
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara, Novy Christine Palit mengatakan, panen tersebut dilakukan bersama jajaran Kelurahan Semper Timur sekaligus sebagai bagian dari kegiatan pengawasan terhadap pembudidaya ikan binaan.
"Satu keramba berukuran 2x3 meter berhasil dipanen 40 kilogram ikan lele. Tentu ini menjadi hasil yang memuaskan dan membanggakan," ujarnya, Jumat (9/1).
Novy berharap, hasil panen lele ini dapat dimanfaatkan kembali untuk membeli benih dan pakan ikan pada siklus budi daya berikutnya. Sehingga, ke depan mampu meningkatkan pendapatan para pembudidaya.
"Mudah-mudahan kegiatan budidaya ikan ini dapat terus berkelanjutan," terangnya.
Novy menjelaskan, selain ikan lele, keramba tersebut juga membudidayakan nila dan gurame. Namun, kedua jenis ikan tersebut belum memasuki masa panen.
"Kami juga berharap para pembudidaya tetap semangat untuk menghasilkan ikan yang berkualitas," ungkapnya.
Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Riyadi Akbar menegaskan, akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap kelompok pembudidaya ikan.
"Saat ini terdapat 15 kelompok pembudidaya ikan di Jakarta Utara. Kami berharap jumlah tersebut dapat terus bertambah agar masyarakat mampu membangun kemandirian pangan," ucapnya.
Ia menambahkan, setiap tahun Suku Dinas KPKP Jakarta Utara juga memberikan bantuan sarana dan prasarana pendukung, seperti benih ikan, pakan, waring, pompa air, serokan ikan, serta perlengkapan lainnya.
Bantuan tersebut bertujuan mendorong pembudidaya ikan agar mandiri secara ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan sekitar.
"Kami berharap bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dengan baik dan hasil budidayanya dapat dipanen secara optimal," imbuhnya.
Sementara itu, Pemilik Keramba Merah Putih, Suryadi mengungkapkan, panen kali ini merupakan hasil dari proses panjang yang penuh tantangan.
"Awalnya tidak mudah. Kami belajar secara bertahap, pernah mengalami kegagalan dan ikan mati. Namun, kami tidak menyerah. Alhamdulillah, hari ini bisa panen dan rasanya sangat bersyukur," kata Suryadi.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Suku Dinas KPKP Jakarta Utara atas pendampingan dan bantuan yang diterima selama kurang lebih satu tahun terakhir.
"Kami sangat bersyukur atas bimbingan dan bantuan yang diberikan. Harapan kami, ke depan usaha budi daya ini dapat terus berkembang, hasil panen semakin meningkat, dan dapat menjadi contoh bagi warga lainnya," tandasnya.