Pramono Tinjau Sistem Tata Air Pompa Ancol

Selasa, 07 April 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 263

Perkuat Sistem Pengendali Banjir, Pramono Tinjau Sistem Tata Air Pompa Ancol

(Foto: Reza Pratama Putra)

"Itu akan menjadi bermanfaat untuk mengatasi persoalan banjir,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau kegiatan pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol dan kelengkapannya di gedung pompa Ancol, Jakarta Utara, pada Selasa (7/4). Pembangunan rumah pompa ini merupakan bagian dari JakTirta Project, yaitu pembangunan Sistem Tata Air di Jakarta Tahun 2025-2027.

Pramono menjelaskan di sistem tata air pompa Ancol terdapat dua pompa, di mana satu pompa dikelola oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan satu pompa lainnya dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

 

Saat ini, rumah pompa milik Pemprov DKI memiliki kapasitas sebesar 15 ribu liter per detik dan akan ditingkatkan dengan total kapasitas menjadi 40 ribu liter per detik.

Dengan penambahan rumah pompa, maka luas wilayah tangkapan pengendali banjir di sekitar kawasan ini akan mencapai sekitar dua ribu hektare serta mempercepat pengaliran debit banjir menuju laut.

"Sehingga secara signifikan itu akan menjadi bermanfaat untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini terjadi di daerah Ancol dan sekitarnya," ujarnya.

Selama musim kemarau mulai pertengahan April hingga September mendatang, Gubernur pun menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) agar melakukan perawatan terhadap seluruh pompa yang ada agar dapat beroperasi optimal saat musim hujan mendatang.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga akan melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan banjir di Jakarta.

"Mudah-mudahan ini menjadi basic dasar untuk melakukan pembenahan persiapan menghadapi banjir di Jakarta," kata dia.

Sekadar informasi, wilayah Ancol, Pademangan Barat, dan Pademangan Timur di Jakarta Utara merupakan area rawan genangan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Secara teknis, aliran air dari Pademangan dan Kemayoran masuk ke Kali Ancol sebelum dialirkan menuju laut melalui Pompa Ancol.

Selain menerima debit banjir dari kedua polder tersebut, saat ini Kali Ancol juga menerima sebagian debit banjir dari Kali Ciliwung Gunung Sahari, sehingga kapasitas pompa Ancol dinilai perlu ditingkatkan.

BERITA TERKAIT
Rano Pastikan Pembangunan Rumah Pompa Atasi Genangan di Cempaka Putih

Pemprov Bakal Bangun Rumah Pompa di Embung Cempaka

Kamis, 29 Januari 2026 600

Pengerukan kali ciliwung rezap

SDA Jakpus Fokus Keruk Lumpur di Tiga Sungai

Selasa, 07 April 2026 213

Gubernur pramono Sosialisasi Pendidikan Pancasila rezap

Buka Sosialisasi Pendidikan Pancasila, Pramono Ingin tak Sekadar Jadi Hafalan

Selasa, 07 April 2026 412

BERITA POPULER
Parkir liar kalisari nur ist

Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

Senin, 06 April 2026 25121

Penertiban PKL Liar di Jalan Rasuna Said Dilakukan Secara Humanis

Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

Selasa, 07 April 2026 1059

Reklame film horror ppid ist3

Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

Senin, 06 April 2026 920

Minyak jelantah ppsu jelambar budi

PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

Rabu, 01 April 2026 1841

IMG 20260406 WA0062

Munjirin Minta OPD Pastikan Penyelesaian Valid Laporan di JAKI

Senin, 06 April 2026 671

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks