Minggu, 05 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 364
(Foto: Nurito)
Jajaran Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur menggelar kegiatan halal bihalal dan silaturahmi dengan para pengurus RT, RW, LMK dan FKDM, di Waduk Batu Licin, Minggu (5/4).
Kegiatan yang dihadiri oleh anggota DPRD DKI Jakarta, Raden Gusti Arief dan Kasatpel Sumber Daya Air SDA) Kecamatan Cipayung, Dian Kartika, diawali dengan jalan santai mengelilingi waduk dan dilanjutkan dengan silaturahmi di musala yang ada dalam area waduk.
"Perubahan nama waduk itu ada proses administrasinya,"
Lurah Cilangkap, Suratno berharap, dari kegiatan ini para pengurus lingkungan semakin solid menjalankan tugasnya masing-masing dalam mendukung program pemerintah. Ia juga sangat apresiasi karena anggota DPRD DKI, Raden Gusti Arief juga ikut hadir dan bahkan turut jogging bersama dengan para pengurus RT, RW, LMK dan FKDM.
"Kami juga sangat berterima kasih pada LMK dan jajaran yang telah menginisiasi kegiatan ini. Sedianya kelurahan juga akan mengadakan halal bihalal," katanya.
Anggota DPRD DKI, Raden Gusti Arief mengaku, sengaja hadir dalam kegiatan ini karena ingin menjalin tali silaturahmi dengan para pengurus lingkungan di Cilangkap.
Dia berjanji, akan membantu percepatan perubahan nama waduk. Karena itu ia meminta tandatangan RT RW, LMK sebagai landasan perubahan tersebut. Jika sudah ada surat permohonan maka akan dibawa ke gubernur DKI agar perubahan nama cepat dilakukan.
"Kami akan kolaborasi dan sinergi dengan masyarakat dalam membangun wilayah," tuturnya.
Sementara, Kasatpel SDA Kecamatan Cipayung, Dian Kartika menambahkan soal perubahan nama waduk memang sempat disampaikan gubernur DKI saat peresmian.
Namun untuk merubah papan nama tidak bisa serta merta dilakukan namun harus ada persyaratan administrasi Diantaranya adanya usulan dari masyarakat yang dibuktikan dengan surat permohonan dan ditandatangani oleh para ketua RW dan LMK.
"Perubahan nama waduk itu ada proses administrasinya. Maka kami minta warga bersurat agar tidak menimbulkan hal tak diinginkan di kemudian hari," kata Dian.
Menurutnya, jika bersurat maka ada arsipnya. Sehingga siapapun pejabatnya di jajaran Sudin SDA Jakarta Timur, ke depan tidak ada yang mempersoalkan perubahan nama dari Waduk Giri Kencana menjadi Waduk Batu Licin. Karena sebelum hingga saat proses pembangunan sampai selesai, pihak Sudin SDA selalu menggunakan nama Waduk Giri Kencana dalam pengajuan anggaran dari APBD DKI.
"Ketika namanya dirubah tentu harus ada proses administrasinya," tegas Dian.
Ketua LMK Kelurahan Cilangkap, Suharno menjelaskan, tujuan kegiatan ini utamanya untuk menjaga hubungan satu sama lain semakin harmonis. Sehingga sinergitas dalam pembangunan wilayah tercipta iklim yang kondusif.
"Mengenai perubahan nama waduk, kami akan bersurat secara resmi. Karena itu kami meminta dukungan untuk percepatan nama waduk ini," tandasnya.