Bapemperda DPRD Dalami Pasal Raperda RPPLH

Selasa, 31 Maret 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Budhy Tristanto 819

IMG 20260331 WA0161

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta bersama jajaran eksekutif, mulai mendalami pasal demi pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), Selasa (31/3).

Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz mengatakan, pembahasan Raperda RPPLH menjadi momentum penting bagi Jakarta lantaran pemerintah pusat baru saja merevisi aturan tentang lingkungan hidup.

Mengakomodasi berbagai pendekatan baru

Menurut Aziz, bila raperda ini diselesaikan dalam waktu dekat, maka Perda RPPLH DKI Jakarta berpotensi menjadi regulasi pertama yang mengacu pada aturan terbaru dari pemerintah pusat tersebut.

"Pembahasan Raperda RPPLH juga mengakomodasi berbagai pendekatan baru dalam pengelolaan lingkungan hidup, seperti konsep ekonomi hijau hingga ekonomi biru," tuturnya.

Ditekankan Aziz, pihaknya mendorong agar raperda ini tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga memiliki mekanisme insentif dan disinsentif (reward and punishment) bagi warga maupun lembaga yang berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

"Kami mengusulkan adanya insentif, misalnya bagi warga yang menyediakan ruang terbuka hijau di rumahnya, tidak seluruh lahannya disemen, sehingga bisa membantu mengurangi polusi dan meningkatkan resapan air,” jelasnya.

Bapemperda, tambah Aziz, juga meminta dukungan pakar hingga tenaga ahli untuk merumuskan konsep tersebut ke dalam bahasa hukum yang lebih proporsional dalam Perda.

Lebih jauh, Aziz menerangkan, saat ini proses pembahasan Raperda RPPLH telah memenuhi aspek teknis maupun administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

"Sekarang tinggal proses politis di Bapemperda. Kami optimistis pembahasan bisa segera rampung dan menghasilkan Perda yang komprehensif serta implementatif,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut dari Pemprov DKI melalui peraturan gubernur (Pergub) agar kebijakan tersebut dapat berjalan efektif di lapangan.

Selain itu, Aziz mengungkapkan bahwa Raperda RPPLH juga akan mempertimbangkan pendekatan lintas wilayah atau aglomerasi, mengingat persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan secara parsial.

Dengan pendekatan tersebut, lanjutnya, diharapkan kualitas lingkungan hidup di ibu kota dapat semakin membaik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Masalah lingkungan, seperti kualitas udara, tidak bisa dilihat hanya dalam batas administratif DKI. Harus melibatkan daerah sekitar seperti Bekasi dan wilayah Jabodetabek lainnya,” tandasnya

BERITA TERKAIT
Gubernur paripurna raperda keluarga rezap3

Pemprov DKI Ajukan Raperda Pembangunan Keluarga dan Lingkungan Hidup

Senin, 02 Maret 2026 1213

Ratusan Anak-anak Ikuti Kampanye Hari Lingkungan Hidup di HBKB Danau Sunter

Ratusan Anak Meriahkan Hari Lingkungan Hidup di HBKB Jakarta Utara

Minggu, 15 Juni 2025 1537

pelatihan Pengelolaan Lingkungan Hidup kegiatan Usaha Kuliner

100 Pelaku UMKM di Jakbar Ikuti Pelatihan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Selasa, 09 September 2025 2007

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 6753

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 2879

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5665

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1609

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1195

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks