Senin, 30 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 172
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara menggelar kegiatan Bina Kependudukan di Rusun Pelindo, RW 10, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing. Kegiatan ini bertujuan mendata pendatang baru sekaligus memberikan layanan administrasi kependudukan (Adminduk).
"Segera mengurus Adminduk"
Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara, Asep Mulyaman mengatakan, layanan jemput bola tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan urbanisasi pasca-Idulfitri serta memastikan setiap pendatang memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.
"Pendatang baru kami data dan diarahkan untuk segera mengurus Adminduk, baik sebagai penduduk permanen maupun nonpermanen," ujarnya, Senin (30/3).
Ia meminta kepada pendatang baru agar melapor dan berkoordinasi dengan pengurus wilayah setempat, seperti RT dan RW. Sehingga, keberadaannya dapat tercatat dengan baik serta memiliki penjamin lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Asep merinci, tercatat perekaman KTP elektronik (KTP-el) sebanyak 12 orang, Identitas Kependudukan Digital (IKD) 31 orang, Kartu Keluarga (KK) 54 dokumen, akta kelahiran 44 dokumen, serta pencetakan KTP-el sebanyak 41 dokumen.
"Selain itu, petugas juga mendata lima pendatang baru di lingkungan ini," terangnya.
Asep menambahkan, kegiatan Bina Kependudukan akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan di Jakarta Utara hingga akhir April 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan tertib Adminduk.
"Setelah Cilincing, kegiatan ini akan dilanjutkan di Kecamatan Koja pada 6 April dan Kecamatan Pademangan pada 20 April, serta di tiga kecamatan lainnya hingga akhir April 2026," bebernya.
Sementara itu, Ketua RW 10, Kelurahan Cilincing, Fathurrozi menyambut baik kegiatan tersebut karena dapat meningkatkan tertib Adminduk di lingkungan warga.
Ia mengingatkan agar setiap pendatang baru memiliki kejelasan tujuan, termasuk pekerjaan, mengingat mayoritas warga setempat bekerja sebagai tenaga bongkar muat dengan sistem penghasilan mingguan.
"Program ini sangat membantu, terutama dalam mendata pendatang baru dan memastikan mereka memiliki dokumen lengkap. Hal ini juga penting untuk berbagai keperluan, seperti bantuan sosial dan layanan pendidikan," tandasnya.