Jumat, 27 Maret 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Budhy Tristanto 329
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta resmi menutup secara permanen emplasemen sampah di TPU Tanah Kusir, Pesanggrahan, Jakarta Selatan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, emplasemen yang berdiri sejak 2014 ini merupakan emplasemen pertama yang digunakan di DKI Jakarta.
"Sampah di emplasemen ini tidak didiamkan berlarut-larut,'
"Fungsi emplasemen sebagai tempat penampungan sementara sampah dari sungai dan badan air, bukan sampah rumah tangga warga," ujarnya, Jumat (27/3)
Menurut Asep, dalam sehari maksimal ada 12 meter kubik sampah dari sungai dan badan air yang mengalir di wilayah Kecamatan Pesanggrahan, Kebayoran Baru dan Kebayoran Lama diangkut dengan enam dump truk mini dari emplasemen di TPU Tanah Kusir ini.
"Sampah di emplasemen ini tidak didiamkan berlarut-larut, sehari sudah kita angkut," tukas Asep.
Asep menegaskan, penutupan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan. Meskipun, sampah yang terkumpul di sini selalu diselesaikan pengangkutannya dalam waktu satu hari.
"Ke depannya, kami akan mengevaluasi keberadaan emplasemen lain dan pemagaran di sekitar lokasi atau menyediakan kontainer sampah jika areanya cukup luas. Hal ini bertujuan mempercepat pelayanan teman-teman Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air dalam menangani sampah di sungai, kali, maupun waduk," bebernya.
Asep menambahkan, dengan ditutupnya lokasi ini, maka pembuangan sampah akan dialihkan ke wilayah saringan sampah TB Simatupang yang lokasinya lebih representatif dan memungkinkan untuk pengolahan langsung.
Meskipun jaraknya menjadi cukup jauh, Asep berharap, ini tidak menghambat pelayanan kepada warga.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan dan saran kepada kami atas peristiwa tersebut. Hal ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk dapat terus meningkatkan tata kelola persampahan yang ada di Jakarta," tandasnya.