Dinas LH Apresiasi Pengumpulan e-Waste oleh Kodam Jaya

Senin, 23 Februari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 866

Kodam jaya ewaste ist

(Foto: Istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengapresiasi upaya jajaran TNI dalam mengelola sampah elektronik (e-waste) melalui program ‘Jaga Jayakarta, Jaga Bumi’ yang diinisiasi Kodam Jaya.

Inisiatif yang digagas langsung oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi ini sebagai langkah konkret mencegah pencemaran lingkungan, sekaligus menjadi contoh bagi instansi lain di Jakarta.

"pionir sekaligus role model bagi instansi lain,"

Melalui program tersebut, Kodam Jaya mengumpulkan e-waste dari seluruh Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) dan Satuan Non Kowil di lingkungannya. Seluruh limbah elektronik kemudian diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk dikelola sesuai standar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menyampaikan, apresiasi atas komitmen dan keseriusan Kodam Jaya dalam pengelolaan e-waste.

“Ini langkah yang sangat baik. Ada satuan kerja yang secara terstruktur menginisiasi dan menggerakkan pengumpulan e-waste dalam skala besar. Kodam Jaya bisa menjadi pionir sekaligus role model bagi instansi lain di Jakarta,” ujarnya, Senin (23/2).

Ia menyampaikan, sampah elektronik mengandung berbagai zat berbahaya, salah satunya merkuri, yang berpotensi menimbulkan risiko serius bagi kesehatan dan lingkungan jika tidak dikelola dengan benar. Karena itu, pengumpulan dan pengelolaan e-waste secara terkontrol menjadi sangat penting.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kodam Jaya, khususnya Bapak Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, atas kolaborasi nyata dalam menjaga lingkungan Jakarta secara berkelanjutan,” ucapnya.

Asep berharap inisiatif tersebut terus berlanjut dan diperluas, tidak hanya pada pengelolaan e-waste, tetapi juga pada berbagai program lingkungan lainnya.

“Saya mengajak instansi pemerintah, swasta, dan lembaga lainnya untuk melakukan pengumpulan e-waste secara terstruktur di lingkungan masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI, Deddy Suryadi menegaskan, pengumpulan e-waste merupakan bagian dari komitmen Kodam Jaya dalam memperluas makna pengamanan wilayah.

“Menjaga wilayah tidak hanya soal batas geografis, tetapi juga memastikan tanah dan airnya tetap aman. Kami ingin sampah elektronik tidak menjadi beban bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan secara terorganisasi oleh seluruh satuan di lingkungan Kodam Jaya, dengan dukungan aktif Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya yang turut menggerakkan keluarga prajurit serta masyarakat untuk menyalurkan limbah elektronik melalui jalur pengelolaan resmi.

Secara keseluruhan, sebanyak 5.598,2 kilogram atau lebih dari 5,5 ton e-waste berhasil dikumpulkan dan diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk diproses sesuai ketentuan pengelolaan limbah B3 yang berlaku.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas lh bersih2 masjid menyambut ramadan

Personel Dinas LH Dikerahkan Bersihkan Masjid dan Musala

Selasa, 17 Februari 2026 757

Dinas lh bantu bersih2 vihara ist

Dinas LH Gelar Kerja Bakti Bersihkan Rumah Ibadah Jelang Imlek

Senin, 16 Februari 2026 975

Awak Media Kunjungi RDF Rorotan tresna dok

Dinas LH Pastikan Operasional RDF Rorotan Dikawal Ketat dan Bertahap

Selasa, 03 Februari 2026 1362

BERITA POPULER
Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 960

Kapal kepulauan seribu ist

Pengelolaan Transportasi Laut Pulau Seribu oleh Transjakarta Dinilai Lebih Efisien

Senin, 10 Agustus 2026 653

Kapal transjakarta ist

Ini Harapan Warga Pulau Sabira Saat Transjakarta Kelola Transportasi Laut

Senin, 10 Agustus 2026 663

Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 1189

Chandra fajri ananda ist

Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

Minggu, 09 Agustus 2026 854

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks