Kamis, 26 Maret 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 372
(Foto: Nurito)
Sebanyak 25 ton sampah sisa genangan di wilayah Kecamatan Kramat Jati berhasil dibersihkan. Sampah tersebut merupakan dampak luapan Kali Baru dan Kali Induk yang terjadi pada Sabtu (21/3) malam hingga Minggu (22/3) pagi.
"Kami lakukan hingga besok"
Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah mengatakan, pembersihan sampah telah dilakukan sejak Senin (23/3) dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Jumat (27/3) besok.
"Sampai saat ini sampah yang berhasil kita bersihkan sudah mencapai sekitar 25 ton. Pembersihan masih terus kami lakukan hingga besok," ujarnya, Kamis (26/3).
Ia merinci, dari dua lokasi terdampak yakni Kelurahan Tengah dan Batu Ampar, volume sampah terbanyak berasal dari Kelurahan Tengah yang mencapai 21 ton, sementara di Batu Ampar sebanyak empat ton.
"Untuk pengangkutan, kami mengerahkan delapan armada, terdiri dari tiga truk typer besar, tiga truk typer kecil, satu unit Hilux, serta satu unit pikap milik UPS Badan Air. Sebanyak 15 personel Satgas Lingkungan Hidup juga dikerahkan dibantu petugas PPSU dan Satgas UPS Badan Air," terangnya.
Dwi mengungkapkan, proses pembersihan sampah terkendala akses lokasi atau jalan yang tidak dapat dijangkau kendaraan pengangkut.
"Beberapa titik harus ditangani secara manual karena kendaraan tidak bisa masuk. Sampah dibawa terlebih dahulu ke lokasi yang dapat diakses armada pengangkut," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Tengah, Budi Hartati mengapresiasi kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan sampah pascagenangan di wilayahnya.
"Terima kasih kepada jajaran Lingkungan Hidup, UPS Badan Air, petugas PPSU, serta warga yang turut membantu," ucapnya.
Ia menambahkan, untuk mendukung percepatan pembersihan turut dikerahkan sebanyak 30 petugas PPSU yang difokuskan di sejumlah titik terdampak, antara lain di RT 01, 02, 03, 09, dan RT 10 di RW 01, serta RT 04 di RW 08.
"Semoga pembersihan sampah ini bisa segera tuntas dan ke depan tidak terjadi genangan kembali," tandasnya.