Selasa, 17 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 171
(Foto: Anita Karyati)
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara melakukan monitoring kesiapan arus mudik Lebaran di Terminal Tanjung Priok. Kegiatan ini bertujuan memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
"Situasi yang aman dan kondusif"
Dalam peninjauan tersebut, Forkopimko Jakarta Utara memantau berbagai aspek, mulai dari pemeriksaan kesehatan awak bus hingga memberikan imbauan kepada para pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, selain menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, para awak bus juga diwajibkan menjalani tes urine.
Menurutnya langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba maupun gangguan kesehatan yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
"Setiap hari kami menyiapkan 100 hingga 200 sampel untuk tes urine. Hingga siang ini, lebih dari 50 pengemudi telah diperiksa dan seluruhnya dinyatakan negatif narkoba," ujarnya, Selasa (17/3).
Ia berharap, melalui upaya ini para pengemudi dapat membawa penumpang dengan selamat tanpa kendala kesehatan yang berisiko menimbulkan human error.
Erick mengimbau masyarakat agar tidak hanya memperhatikan keselamatan selama perjalanan, tetapi turut menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan saat mudik.
"Kami akan terus melakukan pengawasan menjelang lebaran, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama arus mudik hingga perayaan Idulfitri," bebernya.
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengingatkan warga untuk melakukan pengecekan menyeluruh sebelum berangkat ke kampung halaman. Mulai dari memastikan kompor dalam kondisi mati hingga mencabut instalasi listrik yang tidak digunakan.
"Kami mengimbau warga untuk melapor kepada pengurus RT/RW sebelum mudik. Saat ini kami juga sedang mendata rumah-rumah kosong untuk dilakukan patroli bersama guna menjaga keamanan barang yang ditinggalkan," ucapnya.
Hendra juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum, khususnya menjelang malam takbiran. Masyarakat diminta merayakan hari kemenangan secara bijak dan menghindari aktivitas berbahaya.
"Jangan bermain petasan karena berpotensi memicu gangguan keamanan seperti tawuran dan kejadian yang tidak diinginkan. Mari kita jaga lingkungan masing-masing. Jaga masyarakat, jaga Jakarta," ajaknya.
Sementara itu, salah seorang pengemudi bus Sinar Jaya tujuan Yogyakarta, Ujang Prasetyo (43) mengapresiasi adanya pemeriksaan kesehatan tersebut karena sangat membantu awak bus untuk mengetahui kondisi kesehatannya sebelum melakukan perjalanan jauh.
"Saya jadi tahu kondisi kesehatan diri sendiri. Tadi dilakukan pengecekan tensi, gula darah, dan urine. Ini sangat penting agar kami bisa membawa penumpang dengan aman dan selamat," tandasnya.