Senin, 16 Maret 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 102
(Foto: Istimewa)
Dalam upaya pencegahan praktik korupsi, Inspektorat Provinsi DKI Jakarta mensosialisasikan gerakan Mudik Aman Tanpa Pungli (MANTAP).
Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (14/3) Minggu (15/3) dan Selasa (17/3) ini, melibatkan penyediaan posko yang dibangun di Terminal Pulo Gadung, Kampung Rambutan dan Monumen Nasional.
Memberikan pengalaman mudik lebih aman, nyaman dan bebas dari pungli,
Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini mengedukasi.masyarakat serta memberikan wadah bagi mereka untuk melaporkan adanya praktik pungli yang mereka ketahui atau dirasakan sendiri.
Menurut Dhany, kegiatan ini merupakan program kolaborasi jajarannya dengan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta serta Masyarakat Anti Pungli (MAPI).
"Program ini telah terlaksana selama tiga tahun berturut-turut," ujarnya, melalui rilis yang diterima Redaksi Beritajakarta, Senin (16/3).
Dilanjutkan Dhany, posko-posko yang telah dibangun di Terminal Pulo Gadung, Kampung Rambutan dan Monumen Nasional itu menjadi titik pengaduan bagi masyarakat yang mengalami, mengetahui atau melihat adanya praktik pungli, baik secara langsung maupun melalui media elektronik atau non-elektronik.
Melalui kegiatan ini, ucap Dhany, pihaknya berharap para pemudik dapat merasa lebih aman dan terhindar dari praktik pungli di tempat-tempat transportasi umum yang mereka gunakan, serta menyadarkan akan pentingnya peran mereka dalam menciptakan pelayanan publik yang bersih dan transparan.
"Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan pengalaman mudik lebih aman, nyaman dan bebas dari pungli, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berperan aktif dalam menciptakan pelayanan publik yang bebas dari praktik pungli," tandasnya.