Puluhan Bus AKAP di Terminal Pulo Gebang Tak Lulus Ramp Check

Jumat, 13 Maret 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 610

IMG 20260313 WA0008

(Foto: Nurito)

Puluhan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur sudah dilakukan ramp check. Hasilnya, diketahui ada 54 bus AKAP yang dinyatakan tak laik operasi.

"Kekurangan pada komponen teknis penunjang"

Kepala Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Ujung Menteng, Anton R Parura mengatakan, pelaksanaan ramp check berlangsung mulai 9 hingga 29 Maret 2026. 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan selama empat hari pertama, lima bus AKAP dinyatakan lulus, sedangkan 54 lainnya tidak lulus karena mayoritas kekurangan pada komponen teknis penunjang," ujarnya Jumat (13/3).

Anton menjelaskan, meskipun tidak lulus pemeriksaan, armada tersebut masih dapat dioperasikan karena kekurangannya tidak berkaitan dengan komponen teknis utama yang berpengaruh langsung terhadap keselamatan.

"Memang kebanyakan yang kita periksa tidak lulus. Namun, mereka masih bisa beroperasi karena faktor tidak lulusnya merupakan unsur penunjang, bukan yang utama," terangnya.

Anton menuturkan, pemeriksaan ramp check mencakup dua aspek utama, yakni administrasi dan teknis kendaraan. Pemeriksaan teknis sendiri terbagi menjadi faktor teknis utama dan teknis penunjang.

Untuk teknis utama, petugas memeriksa kondisi sistem pengereman, pencahayaan termasuk lampu rem dan lampu sein, ban, bodi kendaraan, speedometer, serta wiper. Sementara, teknis penunjang meliputi kelengkapan seperti dongkrak, palu pemecah kaca, alat pemadam api ringan (APAR), senter, hingga kotak P3K.

"Kami minta kekurangan pada faktor penunjang harus segera dilengkapi sebelum digunakan," ungkapnya.

Kasatpel Pelayanan UP PKB Ujung Menteng, Rahman Supandi menambahkan, ramp check melibatkan empat petugas uji mekanis yang bekerja sama dengan pengelola terminal, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta. 

"Pemeriksaan dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00," ucapnya.

Menurutnya, beberapa temuan yang menyebabkan bus tidak lulus ramp check antara lain pintu darurat yang terhalang kursi penumpang, pintu pengemudi tidak berfungsi dengan baik, masa berlaku APAR yang sudah habis, ban belakang yang telah divulkanisir, hingga pintu depan yang keropos.

"Kami," juga menemukan sabuk pengaman pengemudi tidak berfungsi, bodi kendaraan keropos, mika lampu belakang pecah, lampu utama mati, kaca depan retak, serta tidak tersedianya palu pemecah kaca," bebernya.

Rahman menegaskan, pihaknya hanya melakukan pemeriksaan teknis kendaraan. Sementara, penindakan lebih lanjut sepenuhnya menjadi kewenangan pengelola terminal dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Untuk penindakan kami serahkan kepada pengelola terminal dan Dishub DKI. Kami hanya melakukan pemeriksaan dan menyampaikan hasilnya kepada mereka," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang, Christianto mengakui banyak armada bus yang belum memenuhi kelengkapan teknis penunjang. Untuk itu, pihaknya langsung meminta perusahaan otobus (PO) untuk segera melengkapi kekurangan tersebut sebelum bus dioperasikan mengangkut pemudik.

Armada dengan kerusakan serius seperti rem bermasalah, ban gundul, atau lampu utama tidak berfungsi tidak akan direkomendasikan untuk beroperasi demi menjamin keselamatan perjalanan para pemudik.

"Mereka wajib melengkapi kekurangannya. Namun jika menyangkut faktor teknis utama, tidak ada toleransi. Armada tersebut tidak boleh beroperasi dan PO harus mengganti unitnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ramp check bus terminal tanjung priok anita

Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dilakukan Ramp Check

Selasa, 10 Maret 2026 770

Ramp Check di Terminal Bus Kampung Rambutan

Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Dilakukan Ramp Check

Jumat, 19 Desember 2025 861

Sudinhub Jakbar Gelar Ramp Check Pada Minggu Ketiga Maret

Sudinhub Jakbar Gelar Ramp Check Pekan Ketiga Maret

Jumat, 14 Maret 2025 973

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13249

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8902

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 1666

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2185

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1962

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks