Komisi D Dorong Kolaborasi Atasi Persoalan Sampah di TPST Bantargebang

Jumat, 13 Maret 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 423

Penanganan tpst bantargebang longsor gery ist

(Foto: Istimewa)

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike prihatin atas musibah longsor di TPST Bantargebang yang menelan korban jiwa. Ia menilai, peristiwa tersebut sebagai tragedi memprihatinkan.

“Yang jelas kita sangat prihatin atas musibah yang terjadi di Bantargebang hingga memakan korban. Ini sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan dan sangat menyedihkan,” ujar Yuke, Jumat (13/3).

"Kita sangat prihatin atas musibah yang terjadi,"

Yuke mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah bergerak cepat menangani peristiwa tersebut. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bahkan terjun langsung ke lokasi guna memantau kondisi sekaligus berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Menurutnya, Komisi D juga terus memantau perkembangan penanganan di lapangan melalui koordinasi dengan dinas terkait.

Lebih lanjut, Komisi D mendorong adanya penambahan area operasional di TPST Bantargebang, khususnya untuk lokasi unloading atau penurunan sampah. Langkah ini dinilai penting mengingat kapasitas tempat pembuangan tersebut sudah sangat padat.

Penambahan lahan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara, sambil menunggu program pengolahan sampah yang tengah direncanakan berjalan optimal, seperti pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF), insinerator, maupun teknologi pengolahan sampah lainnya.

“Karena sampah yang menumpuk sudah dalam kondisi darurat. Jadi perlu langkah cepat, misalnya perluasan area sementara sambil menunggu program pengolahan berjalan,” jelasnya.

Yuke juga menekankan pentingnya percepatan operasional fasilitas RDF di Rorotan agar mampu mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.

Ia menilai, apabila RDF Rorotan dapat mencapai target pengolahan hingga 2.000 ton sampah per hari, beban TPST Bantargebang akan berkurang secara signifikan.

“Kalau RDF Rorotan berjalan maksimal, sampah yang dikirim ke Bantargebang bisa berkurang. Ini sangat membantu mengurangi tekanan di sana,” katanya.

Selain itu, Yuke mendorong adanya koordinasi lintas pihak, mulai dari Pemprov DKI, Kementerian Lingkungan Hidup, hingga Pemerintah Kota Bekasi untuk mencari solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di Bantargebang.

Ia berharap, seluruh pihak dapat duduk bersama untuk merumuskan langkah terbaik dalam menangani persoalan sampah di Jakarta, termasuk melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah.

“Teknologi apa pun yang mampu menyelesaikan masalah sampah tentu kami siap mendukung. Yang penting ada solusi nyata,” terangnya.

Di sisi lain, Komisi D juga menyoroti pentingnya aspek keselamatan kerja bagi para petugas di lapangan, termasuk pekerja PJLP dan petugas Dinas Lingkungan Hidup.

“Keselamatan pekerja harus menjadi perhatian serius karena pekerjaan mereka memiliki risiko tinggi,” tandas Yuke.

BERITA TERKAIT
RDF Rorotan solusi sampah jakarta rezap

Ketua DPRD Nilai RDF Rorotan Jadi Solusi Kurangi Sampah di TPST Bantargebang

Kamis, 12 Maret 2026 590

Pemprov DKI Targetkan Operasional TPST Bantargebang Pulih dalam Sepekan

Operasional TPST Bantargebang Ditarget Pulih dalam Sepekan

Selasa, 10 Maret 2026 578

IMG 20260309 WA0038

Lokasi Pembuangan Sampah Sementara Disiapkan di Bantargebang

Senin, 09 Maret 2026 1368

BERITA POPULER
Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 616

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 551

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 543

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1126

Siswa KBM otoy

Pemprov DKI Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Jakarta

Senin, 04 Mei 2026 513

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks