Lokasi Pembuangan Sampah Sementara Disiapkan di Bantargebang

Senin, 09 Maret 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1514

IMG 20260309 WA0038

(Foto: Istimewa)

Usai peristiwa longsornya tumpukan sampah di Zona 4A Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan dua titik baru sebagai tempat pembuangan sampah sementara. Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukkan sampah.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, dua zona baru dan zona 3 di TPST Bantargebang disiapkan untuk memastikan layanan pembuangan sampah di Jakarta tetap berjalan. Sedangkan titik pembuangan sampah di Zona 4A akan ditutup untuk sementara waktu.

"kita persiapkan untuk bersifat temporari,"

"Untuk sementara ini, sambil menunggu zona 4A diselesaikan, maka zona 3 dan 2 zona baru sedang kita persiapkan untuk bersifat temporari, sementara. Jadi tidak permanen. Dan harapan kami adalah untuk zona 4A ini, segera bisa dipulihkan kembali," jelas Pramono, saat memberikan keterangan pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3).

Lebih lanjut, Pemprov DKI berkomitmen menjalankan arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memperketat proses pemilahan sampah sejak dari hulu.

Pramono menyampaikan, perlunya dilakukan pemilahan sampah sebelum dikirim ke TPST Bantargebang, mengingat kapasitasnya yang semakin terbatas. Sementara volume sampah harian Jakarta diketahui berkisar antara 7.400 hingga 8.000 ton.

"Pasti ada dampaknya (insiden longsor). Dan untuk itu kami akan melakukan proses pemilahan di ujung. Dan sekaligus untuk mengatur agar semuanya itu tidak dikirimkan ke Bantargebang," ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga mendorong percepatan operasional fasilitas RDF Plant di Rorotan, Jakarta Utara dengan target kapasitas 1.000 ton per hari.

"Yang di Rorotan kami sedang melakukan, mudah-mudahan commissioning-nya itu segera selesai sehingga Rorotan segera bisa beroperasi normal," ucapnya.

Peristiwa longsor yang terjadi di zona 4A TPST Bantargebang pada Minggu kemarin mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Insiden ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat untuk memastikan keselamatan petugas, melakukan penanganan korban, serta menstabilkan area agar layanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan.

Penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, melibatkan Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat di wilayah setempat dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan 7 unit ambulans.

BERITA TERKAIT
Personel gabungan longsor tpst bantargebang gery ist2

Dinas LH Aktifkan Operasi Tanggap Darurat di TPST Bantargebang

Senin, 09 Maret 2026 836

Satpol pp screening otoy

Berantas Judol, Pramono Minta Satpol PP Lakukan Penyisiran QR Code di Ruang Publik

Jumat, 06 Maret 2026 848

IMG 20260308 WA0053

Longsor di TPST Bantargebang, Tiga Orang Meninggal Dunia

Minggu, 08 Maret 2026 990

BERITA POPULER
Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1160

Cuaca jakarta hujan jati

Hujan Diprediksi Basahi Sebagian Jakarta Hari Ini

Senin, 15 Juni 2026 718

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1061

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1625

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 1050

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks