Selasa, 10 Maret 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 122
(Foto: Istimewa)
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, meminta 44 pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di wilayahnya untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi agar dapat tumbuh bersama.
Saat ini, ungkap Arifin, dari 44 KKMP, 34 diantaranya sudah melaksanakan usaha dan 10 KKMP belum beroperasi.
Degera melaksanakan RAT paling lambat 31 Maret
"Saya minta pengurus 10 KKMP yang belum beroperasi dapat berkonsultasi ke sesama pengurus yang telah menjalankan usaha, sehingga 44 KKMP tumbuh bersama," ujar Arifin, saat membuka Rapat Monitoring Evaluasi (Monev) KKMP di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Selasa (10/3).
Arifin optimistis, keberadan KMP di 44 kelurahan dapat membangun ketahanan dan menjaga stok kebutuhan pangan secara baik.
"Saya juga meminta pengurus KKMP yang sudah berjalan hampir setahun wajib melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT)," imbuh Arifin.
Sementara Kasudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Pusat, Tienda Damayanti mengungkapkan, melalui monev ini pihaknya ingin mencari solusi agar 10 KKMP yang belum beroperasi dapat segera membuka usaha.
"Kami akan mencari solusi sehingga 10 KKMP yakni Duri Pulo, Petojo Selatan, Cideng, Gambir, Gondangdia, Kemayoran, Serdang, Mangga Dua Selatan, Gunung Sahari Utara dan Kartini segera membuka usaha," jelasnya.
Ia menambahkan, lima dari 44 pengurus KKMP , yakni Karang Ayar, Petamburan, Kebon Melati, Kebon Kacang dan Kampung Bali sudah melaksanakan RAT sesuai aturan yang berlaku.
"Kami meminta 39 pengurus KKMP baik yang sudah beroperasi maupun belum untuk segera melaksanakan RAT paling lambat 31 Maret," pungkasnya.