Selasa, 10 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 193
(Foto: Anita Karyati)
Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara melakukan perbaikan crossing saluran di Jalan Krida Nirmala, RW 04, Kelurahan Sunter Jaya.
"Aliran air dapat kembali lancar'
Kepala Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok, Neti Heriati mengatakan, perbaikan crossing saluran ini merupakan tindak lanjut dari usulan warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Menurutnya, posisi crossing lama tidak sejajar dengan saluran yang ada sehingga aliran air tidak dapat mengalir secara optimal hingga rawan memicu terjadinya genangan.
"Crossing sebelumnya tidak lurus dengan saluran lama sehingga aliran air tidak berjalan optimal. Melalui perbaikan ini diharapkan aliran air dapat kembali lancar," ujarnya, Selasa (10/3).
Neti menjelaskan, pekerjaan perbaikan crossing dengan tinggi satu meter dan lebar 80 sentimeter tersebut dilakukan sepanjang sekitar 10 meter.
Untuk konstruksinya, lanjut Neti, digunakan pasangan batu kali pada kedua sisi, sedangkan bagian penutupnya menggunakan pelat U-ditch berukuran 100 sentimeter.
Pengerjaan telah dimulai sejak akhir Februari 2026 dengan mengerahkan enam personel Pasukan Biru dengan peralatan kerja manual.
"Saat ini progresnya sudah sekitar 40 persen dan ditargetkan rampung April mendatang," terangnya.
Ia menambahkan, setelah proses perbaikan crossing selesai, pihaknya juga akan melakukan pengerukan sedimen di saluran agar aliran air semakin lancar.
Neti mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan.
"Kami berharap warga dapat menjaga saluran dengan tidak membuang sampah ke dalamnya sehingga aliran air tetap lancar dan tidak terjadi penyumbatan di crossing," ucapnya.
Sementara itu, Pengurus RT 11/04, Kelurahan Sunter Jaya, Dadang menuturkan, crossing tersebut sebenarnya telah dibangun sekitar 20 tahun lalu. Namun, saat proses pembangunannya terjadi kesalahan posisi sehingga saluran tidak sejajar dengan aliran air yang ada.
"Aliran air jadi sering tersumbat dan tidak mengalir dengan baik. Kami khawatir kondisi ini dapat menimbulkan genangan, apalagi masih ada sekitar 10 persen rumah warga yang posisinya lebih rendah dari ketinggian jalan," bebernya.
Ia mengapresiasi perbaikan crossing yang dilakukan jajaran Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok karena dinilai dapat memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan di lingkungan tersebut.
"Alhamdulillah, sudah ditindaklanjuti. Terima kasih kepada jajaran kelurahan dan SDA yang telah merealisasikan permohonan warga ini," tandasnya.