Lestarikan Makanan Khas Betawi, Pramono Tinjau Produksi Dodol di Jagakarsa

Jumat, 06 Maret 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 291

Pramono dodol betawi jagakarsa

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengunjungi pusat produksi Dodol Betawi Nyak Mai di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).

Sebagai bentuk dukungan melestarikan makanan khas Betawi, Pramono mengaku akan menjadikan dodol Betawi sebagai hidangan dalam acara-acara di Balai Kota Jakarta.

"kita lakukan packaging yang lebih menarik,"

Dalam kunjungannya, Gubernur didampingi Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Setibanya di lokasi, Pramono tidak hanya meninjau, tetapi juga ikut mencoba langsung proses mengaduk dodol di sebuah wajan besar. Ia menyebut, dodol Betawi memiliki filosofi tersendiri yakni menonjolkan sifat gotong royong.

"Barusan saya diundang dan sekaligus mengaduk dodol dan rupanya tidak ringan. Tapi saya terkesan sekali karena ini, dodol ini kan bagi warga Betawi sebenarnya bagian dari konsep gotong royong," ujar Pramono.

Proses pembuatan dodol membutuhkan waktu 8 hingga 10 jam. Pramono pun mengaku sebelumnya pernah mencicipi dodol Betawi Nyak Mai ini yang disebutnya memiliki rasa yang nikmat dengan tekstur yang kenyal.

Pemilik dodol Nyak Mai saat ini merupakan generasi kedua. Gubernur berpesan agar kualitas Dodol Nyak Mai yang memiliki kekhasan tersendiri itu harus dipertahankan.

"Harapannya adalah dilakukan modernisasi tapi tidak menghilangkan tradisional yang ada di tempat ini," kata Pramono.

Gubernur pun menyanggupi untuk memfasilitasi modernisasi alat pengolahan dodol Betawi tersebut. Ia berharap, warisan kuliner tradisional Betawi ini terus terjaga kualitasnya dan semakin menarik kemasannya.

"Saya merasa bahwa inilah kuliner tradisional yang harusnya kita perbaiki, kita lakukan packaging yang lebih menarik sehingga bisa siapapun orang yang berkunjung di Jakarta kemudian mereka mencoba dodol Nyak Mai ini," jelasnya.

Kunjungan Gubernur ke Jagakarsa ini merupakan upaya pemerintah dalam memberdayakan UMKM berbasis kearifan lokal. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Pramono menegaskan bahwa budaya Betawi kini menjadi fondasi budaya utama di Jakarta.

BERITA TERKAIT
RZA 0507

Pramono Ajak Kaum Betawi Bersatu Jaga Jakarta

Senin, 02 Maret 2026 454

Rebana Ketimpring gery ist

Jakarta Koleksi 95 Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Jumat, 06 Maret 2026 210

Pramono tebus murah ciganjur rezap

Tinjau Program Tebus Murah, Pramono: Untuk Ringankan Beban Warga

Kamis, 05 Maret 2026 436

BERITA POPULER
Pelabuhan muara angke rezap

Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

Kamis, 05 Maret 2026 1809

Francine gang hijau malaka nur ist

Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

Kamis, 05 Maret 2026 1334

Transjakarta low entry blokm

Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

Kamis, 05 Maret 2026 998

Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1454

Segel padel jakut anita5

Dua Lapangan Padel di Jakarta Utara Disegel

Rabu, 04 Maret 2026 667

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks