Jakarta Koleksi 95 Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Jumat, 06 Maret 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 716

Rebana Ketimpring gery ist

(Foto: Istimewa)

DKI Jakarta kini telah memiliki total 95 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang diakui secara resmi sejak tahun 2013 hingga 2025. Terbaru, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil mengoleksi 10 sertifikat penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2025. Capaian ini menambah daftar pengakuan Nasional terhadap kekayaan budaya Betawi dan Jakarta.

Sertifikat penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2025 diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, serta Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha Djumaryo, di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kementerian Kebudayaan pada 15 Desember lalu. Sertifikat diterima langsung oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Muhammad Hakim.

"kami akan terus mendorong upaya pelestarian,"

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary mengatakan, pencapaian ini memiliki makna yang sangat strategis sebagai fondasi identitas dalam menyongsong perayaan akbar lima abad Jakarta pada Tahun 2027 mendatang.

“Penambahan 10 Sertifikat ini merupakan bukti nyata bahwa Jakarta tidak hanya tumbuh sebagai kota global yang modern, tetapi juga terus merawat akar sejarah dan tradisinya yang telah bertahan selama berabad-abad,” ujarnya, Jumat (6/3).

Ia menyampaikan, penerimaan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia ini menjadi momentum penting bagi DKI Jakarta untuk semakin memperkuat identitas budaya daerah.

Miftah menambahkan, pencapaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan warisan budaya daerah.

“Ke depan, kami akan terus mendorong upaya pelestarian agar warisan budaya ini tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang,” tandasnya.

Berikut sepuluh sertifikat penetapan yang berhasil diterima pada tahun 2025 yaitu:

a. Teknik Pembuatan Tehyan Betawi;

b. Geplak Betawi;

c. Timus Betawi;

d. Putu Mayang Betawi;

e. Bekakak Ayam Betawi;

f. Buleng;

g. Jampe Betawi;

h. Mangkeng;

i. Rebana Ketimpring;

j. Tari Enjot-enjotan.

BERITA TERKAIT
Wagub Rano Ingatkan Pentingnya Eksistensi Wayang Sebagai Warisan Budaya

Wagub Rano Ingatkan Pentingnya Eksistensi Wayang Sebagai Warisan Budaya

Sabtu, 24 Mei 2025 994

Cap go meh 2026 rezap

Pramono Sebut Perayaan Cap Go Meh Simbol Akulturasi Budaya di Jakarta

Selasa, 03 Maret 2026 856

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9099

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 2952

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3503

Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 2702

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1365

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks