Komisi A Dorong Penguatan Anggaran di Sudin dan Kelurahan

Rabu, 04 Maret 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 181

IMG 20260304 WA0061

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi A DPRD DKI Jakarta bersama jajaran eksekutif menggelar rapat Pra Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk membahas program Pemprov DKI Jakarta di Tahun Anggaran 2027.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua mengatakan, Pra RKPD menjadi forum penting untuk memastikan pokok-pokok pikiran masyarakat dapat ditindaklanjuti eksekutif.

"Pra RKPD ini rapat penting,"

“Pra RKPD ini rapat penting untuk memastikan seluruh pokok pikiran masyarakat yang sudah diinformasikan kepada dewan maupun eksekutif, tetapi belum ditindaklanjuti, bisa segera direalisasikan,” ujar Inggard, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/3).

Menurutnya, kendala utama dalam realisasi aspirasi warga bukan terletak pada koordinasi, melainkan pada keterbatasan anggaran. Ia menilai, anggaran yang telah dialokasikan di tingkat dinas kerap tidak didistribusikan secara proporsional ke satuan kerja di tingkat bawah, seperti suku dinas (sudin).

“Sebetulnya bukan tidak dikoordinasikan, tetapi anggarannya tidak cukup. Ketika anggaran ditaruh di dinas, dinas tidak membagi sesuai kebutuhan sudin-sudin. Ini yang menjadi kendala,” jelasnya.

Sebab itu, Komisi A mendorong penguatan peran dan dukungan anggaran di tingkat wilayah, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga sudin. Dengan dukungan tersebut, hasil reses anggota dewan yang menyangkut kebutuhan langsung masyarakat dapat segera ditindaklanjuti, kecuali proyek-proyek besar yang memang membutuhkan proses lebih panjang.

Inggard juga menekankan pentingnya koordinasi antara wali kota dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar setiap program yang menjadi kebutuhan warga didukung anggaran yang memadai.

Selain itu, ia berharap, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Bappeda dapat mengalokasikan anggaran secara proporsional sesuai skala prioritas dan kepentingan masyarakat.

Melalui Pra RKPD ini, Komisi A berharap proses perencanaan dan penganggaran ke depan semakin responsif terhadap kebutuhan warga serta lebih tepat dalam distribusi anggaran hingga ke tingkat wilayah.

“Jangan sampai anggaran hanya menumpuk di dinas-dinas tertentu dan terjadi salah penempatan. Mudah-mudahan ini juga menjadi perhatian inspektorat untuk mengkritisi anggaran-anggaran yang tidak tepat sasaran,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kick Off Penyusunan RKPD DKI Jakarta 2027

Wagub Resmikan Kick Off Penyusunan RKPD DKI 2027

Kamis, 27 November 2025 903

 Hadiri Musrenbang RKPD 2026, Pramono Tetapkan Prioritas Pembangunan Tiap Wilayah

Musrenbang RKPD 2026 Tetapkan Prioritas Pembangunan Wilayah

Jumat, 21 Maret 2025 2017

IMG 20260303 WA0050

Komisi D Prioritaskan Program Berdampak Langsung ke Warga

Selasa, 03 Maret 2026 271

BERITA POPULER
Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1337

Verifikasi mudik gratis jakut anita2

Program Mudik Gratis 2026 Disambut Antusias Warga Jakarta Utara

Jumat, 27 Februari 2026 1738

Jis gery ist

Yuk Kunjungi JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium

Jumat, 27 Februari 2026 1390

Penumpang mrt jati4

Kabar Gembira! Pemprov DKI Gratiskan Layanan Transportasi Umum saat Idulfitri

Jumat, 27 Februari 2026 1148

IMG 20260304 WA0088

Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta Bahas Setahun Pram-Rano

Rabu, 04 Maret 2026 418

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks