Selasa, 03 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 240
(Foto: Anita Karyati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menggelar Pasar Murah dan Bazar Ramadan di halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota setempat. Kegiatan terealisasi melalui kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) klaster pangan.
"Menekan gejolak harga"
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, pasar murah tersebut merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman selama Ramadan.
"Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar. Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya menekan gejolak harga, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal," ujarnya, Selasa (3/3).
Wawan menjelaskan, kerja sama dengan PT Food Station Tjipinang Jaya dan Dharma Jaya dilakukan agar distribusi pangan bersubsidi dapat merata dan menjangkau lebih banyak warga.
"Pasar murah ini berlangsung pada 2-3 Maret 2026 dan direncanakan kembali digelar pada Senin pakan depan," terangnya.
Menurutnya, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan dengan harga pasar, termasuk ayam utuh dan daging sapi yang dijual mulai Rp 36.000 hingga Rp 135.000.
"Harga ini relatif stabil di tengah tren kenaikan harga daging menjelang Ramadan. Selain pegawai, banyak pula masyarakat yang memanfaatkan kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan pangan," ungkapnya.
Selain menyediakan sembako, lanjut Wawan, kegiatan ini turut diramaikan bazar takjil yang digelar mulai 2-13 Maret. Sebanyak delapan pelaku UMKM dari enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu dilibatkan dan berjualan secara bergantian setiap hari.
"Kami berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memberdayakan ekonomi warga," bebernya.
Sementara itu, salah seorang pegawai di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Dewi (48) mengaku terbantu dengan adanya bazar tersebut. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha lokal di Jakarta Utara.
"Sangat membantu jika ada bazar seperti ini. Kebutuhan pangan untuk berbuka puasa menjadi lebih terjamin dan harganya pun terjangkau," tandasnya.