UILS Koja Beri Bimbingan Bernuansa Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 822

Kelas ramadan Penerima Manfaat UILS Koja anita

(Foto: Anita Karyati)

Sebanyak 25 penerima manfaat berkebutuhan khusus di Unit Informasi Layanan Sosial (UILS) Koja, Jakarta Utara, mengikuti berbagai kelas bimbingan bernuansa Ramadan.

"Mampu berinteraksi"

Selama bulan suci ini, program pembinaan tidak hanya difokuskan pada pengembangan keterampilan, tetapi juga pada penguatan aspek spiritual peserta.

Pengelola UILS Koja, Alifa Indrina mengatakan, materi pembelajaran selama Ramadan disesuaikan dengan kondisi fisik peserta yang menjalankan ibadah puasa. 

Penyesuaian tersebut dilakukan agar kegiatan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu kesehatan dan kenyamanan penerima manfaat.

"Selain bimbingan rohani mengenai makna dan hukum puasa, kami juga menyiapkan kegiatan keterampilan menjelang Lebaran, seperti membuat pouch untuk tempat Tunjangan Hari Raya (THR). Minggu depan, kelas Tata Boga direncanakan membuat kue kering," ujarnya, Jumat (27/2).

Alifa menambahkan, UILS merupakan program rehabilitasi sosial luar panti yang berfokus pada bimbingan fisik, mental, dan spiritual. 

"Program ini bertujuan mengembalikan fungsi sosial penyandang disabilitas mental agar mampu berinteraksi serta beraktivitas secara mandiri di tengah masyarakat," terangnya.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Alifa, tantangan terbesar yang dihadapi adalah aspek komunikasi. Setiap peserta memiliki karakter dan kondisi yang berbeda sehingga pendekatan yang diterapkan harus bersifat personal dan adaptif.

"Dalam pelaksanaan kegiatan ini, saya dibantu satu pendamping serta empat instruktur agar kelas dapat berjalan secara maksimal," ungkapnya.

Menurutnya, perkembangan kemandirian para peserta menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sejumlah penerima manfaat kini telah mampu berangkat dan pulang secara mandiri dengan menggunakan transportasi umum, sepeda, maupun sepeda listrik.

"Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi pengisi waktu, tetapi mampu membentuk pribadi yang lebih percaya diri, mandiri, serta memiliki fungsi sosial yang baik di lingkungannya," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat asal Kelurahan Tugu Utara, Sifah Fauziah (35) mengaku telah lama mengikuti program di UILS Koja. 

"Saya senang ikut kegiatan di sini. Saya mendapatkan banyak teman dan ilmu, seperti pelatihan memasak dan keterampilan lainnya," imbuhnya.

Ia berharap, dapat terus meningkatkan keterampilan dan kemandirian sehingga mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membantu diri sendiri maupun keluarga.

"Semoga saya bisa terus belajar di sini dan menjadi lebih mandiri," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PSX 20260212 160649

Pemkot Jakpus Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di RW Proklim

Kamis, 12 Februari 2026 905

Seleksi paskibraka jakut anita

Pemkot Jakut Sosialisasikan Seleksi Paskibraka

Selasa, 10 Februari 2026 754

Salah satu warga lansia sedang menunggu layanan bus penghubung di Halte Jaga Jakarta

Warga Lansia dan Difabel Bisa Akses Bus Penghubung di Halte Jaga Jakarta

Kamis, 18 September 2025 2612

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2861

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1256

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1050

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1189

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 581

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks