DPRD Minta Anggaran Ketenagakerjaan Difokuskan Tekan Pengangguran

Rabu, 25 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 718

Pelamar kerja dok2

(Foto: Doc)

DPRD DKI Jakarta menggelar rapat koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas alokasi anggaran ketenagakerjaan tahun 2026. Rapat digelar sebagai respons terkait angka pengangguran di Jakarta yang membutuhkan perhatian serius dan keberpihakan anggaran.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mengatakan, legislatif dan eksekutif merupakan satu kesatuan dalam pemerintahan daerah yang memiliki tanggung jawab bersama dalam melayani warga.

"Ini harus dicarikan solusinya,"

“Legislatif itu adalah pemerintah daerah bersama Pak Gubernur. Jadi, apa yang kami lakukan semata-mata untuk beriringan dengan Gubernur dalam melayani warga Jakarta, termasuk dalam persoalan pengangguran,” ujarnya, Rabu (25/2).

Menurut Khoirudin, tingkat pengangguran di Jakarta saat ini telah melampaui batas toleransi, di mana angkanya mencapai lebih dari enam persen. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada meningkatnya persoalan sosial, termasuk potensi kriminalitas.

Ia menilai, alokasi anggaran ketenagakerjaan saat ini belum berpihak pada upaya konkret dalam menekan angka pengangguran. Sebab itu, ia mengingatkan TAPD agar memprioritaskan program yang menyentuh langsung kebutuhan para pencari kerja.

“Jangan sampai masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan kerja tidak bisa dilatih karena keterbatasan anggaran. Pengurangan anggaran membuat jumlah peserta pelatihan sangat terbatas. Ini harus dicarikan solusinya,” tegasnya.

Khoirudin mengusulkan sejumlah langkah strategis tanpa harus menambah beban anggaran secara signifikan. Salah satunya dengan menggratiskan biaya medical check up (MCU) dan psikotes bagi calon pekerja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Setiap pekerja membutuhkan medical check up dan psikotes. Itu fasilitas milik Pemda semua. Bisa saja diberikan penugasan agar digratiskan bagi calon pekerja,” katanya.

Selain itu, ia mendorong pemanfaatan fasilitas milik pemerintah daerah dan BUMD untuk mendukung pelatihan kerja, seperti penggunaan sarana untuk pelatihan pramudi maupun dukungan pembiayaan dari BUMD terkait.

Menurutnya, meskipun anggaran mengalami penyesuaian, Pemprov DKI tetap dapat melakukan penugasan kepada BUMD sebagai bagian dari solusi menekan angka pengangguran.

“Saya sedih di tengah kondisi ekonomi yang sulit, mencari pekerjaan juga sulit, tetapi kita belum bisa menganggarkan secara maksimal untuk mereka yang membutuhkan pekerjaan. Ini ironi. Saya berharap setelah pertemuan ini kita bersama-sama memikirkan solusinya. Selama ini sudah baik, hanya perlu ditingkatkan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Khoirudin menyampaikan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto akan mengoordinasikan usulan pembebasan biaya MCU dan psikotes tersebut.

“Karena itu merupakan unsur biaya yang cukup besar bagi warga. Pelatihan juga bisa menggunakan fasilitas Pemda sehingga dapat digratiskan. Anggaran yang ada sebetulnya masih bisa disiasati,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pelatihan kerja bidang administrasi perkantoran yang diadakan di Rusun Jati Rawasari

Komisi B Dukung Perluasan Program Magang dan Pelatihan Tenaga Kerja

Jumat, 31 Oktober 2025 1246

Job Fair Jaksel Berhasil Serap Ratusan Tenaga Kerja

Job Fair Jaksel Berhasil Serap Ratusan Tenaga Kerja

Kamis, 17 Juli 2025 3023

 50 Peserta Ikuti Pelatihan TKM Bidang Kue di RPTRA Bahari

50 Peserta Ikuti Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri di RPTRA Bahari

Jumat, 11 April 2025 831

BERITA POPULER
IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1092

SEA V Cup 2026 gery ist

SEA V Cup 2026 Resmi Bergulir, Jakarta Jadi Panggung Voli Asia Tenggara

Kamis, 23 Juli 2026 398

IMG 20260721 WA0104

Pemprov DKI Bidik Pasar Timur Tengah Melalui Seminar Pariwisata di Yordania

Rabu, 22 Juli 2026 649

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1095

IMG 20260722 WA0108

JF3 Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Jakarta

Rabu, 22 Juli 2026 501

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks