Selasa, 24 Februari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 205
(Foto: Istimewa)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menggelar Kegiatan Sinergi Pentahelix dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2026 di Aula Lantai 4 Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (24/2).
Kegiatan dihadiri sekitar 300 tamu dan peserta dari berbagai unsur di antaranya, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Provinsi Banten, BNPB, Direktur Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri, Pangdam Jaya, Polda Metro Jaya, Direktur Eksekutif Sekretariat Bersama Mitra Praja Utama, Kepala BPBD Kabupaten/Kota di wilayah aglomerasi.
"dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,"
Selain itu, hadir perwakilan OPD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, para perwakilan BUMD, para Direktur Lembaga Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana, perwakilan Perguruan Tinggi, serta para pimpinan media.
Pelaksana Harian Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, forum sinergi ini menjadi bentuk tawaran kolaborasi dari seluruh unsur pentahelix, sehingga penanggulangan bencana, khususnya di wilayah DKI Jakarta, dapat dilaksanakan secara terpadu.
Ia menyampaikan, seluruh unsur harus mempunyai peran masing-masing, bergerak bersama dalam satu komando, dan bersama-sama menyelamatkan manusia dari bencana yang ada.
Menurutnya, kolaborasi tidak cukup hanya dibahas di dalam ruangan atau tertuang di atas kertas. Ia mendorong agar dilakukan gladi bersama seluruh unsur, sehingga pola kerja sama dalam penanggulangan bencana benar-benar dipraktikkan secara langsung.
“Pertemuan ini sinergis dengan pembahasan yang sebelumnya dilakukan bersama Baharkam pada awal Februari lalu. Melalui kegiatan diharapkan ada output yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Maruli menjelaskan, BPBD DKI Jakarta memiliki kurang lebih empat program dan sekitar 26 kegiatan yang dapat dikerjasamakan. Program-program tersebut meliputi Program Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Program Kedaruratan dan Logistik, Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta Program Data dan Informasi Kebencanaan.
“Dari sekian banyak program dan kegiatan yang ditawarkan, BPBD DKI Jakarta berharap hal ini dapat disambut oleh para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana, sehingga kerja sama multipihak, khususnya di DKI Jakarta, dapat terjalin dengan baik,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, para peserta masuk ke dalam kelompok-kelompok diskusi untuk menuangkan pola pikir dan ide-ide terbaik. Melalui diskusi tersebut, diharapkan muncul beragam solusi dari unsur pentahelix yang hadir untuk memperkaya program dan kegiatan yang telah disusun BPBD DKI Jakarta.
“Saya mengajak peserta untuk berpartisipasi aktif dalam Kegiatan Sinergi Pentahelix dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2026, demi memperkuat kolaborasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di ibu kota,” tandasnya.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian santunan dan paket sembako dari BPBD DKI Jakarta kepada 20 anak yatim piatu, disusul buka puasa bersama.