Jumat, 13 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Andry 121
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
SDN Bintaro 02, Jakarta Selatan menggelar program pemilihan Duta Kebersihan yang dilaksanakan pada 9–13 Februari 2026. Program tersebut digelar dalam rangka menjalankan Kokurikuler Bumi Hebat yang bertema Karakter Hebat.
Kepala SDN Bintaro 02, Aliyah Juniati mengatakan, pemilihan Duta Kebersihan merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan sejak dini. Melalui program ini, siswa dilatih bertanggung jawab terhadap kebersihan kelas dan mampu saling mengingatkan dengan cara yang santun.
"Kebiasaan menjaga kebersihan, dimulai dari hal kecil,"
"Dengan contoh nyata dari siswa sendiri, kebiasaan baik akan lebih mudah tumbuh dan bertahan," ujarnya, Jumat (13/2).
Aliyah menjelaskan, siswa yang terpilih sebagai Duta Kebersihan merupakan mereka yang menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Sehingga, lanjut Aliyah, para duta diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan diri dan kelas, tetapi juga menjadi teladan bagi teman-temannya selama kegiatan kokurikuler berlangsung.
Menurutnya, program ini juga bertujuan membentuk budaya sekolah yang bersih dan sehat, meningkatkan partisipasi aktif siswa, serta melatih kepemimpinan dan rasa tanggung jawab. Kebersihan diharapkan tidak lagi dipandang sebagai tugas petugas kebersihan semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.
"Jadi, rangkaian kegiatan kokurikuler Bumi Hebat bertema Karakter Hebat meliputi menonton video edukasi kebersihan dan pemilahan sampah, pembuatan poster, presentasi jenis-jenis sampah, pembuatan video kreatif, hingga puncaknya pemilihan Duta Kebersihan," bebernya.
Guru SDN 02 Bintaro, Muntamah menambahkan, pemilihan Duta Kebersihan juga dimaksudkan untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak usia sekolah dasar.
"Melalui kegiatan ini, siswa belajar bertanggung jawab, peduli terhadap lingkungan kelas, serta saling mengingatkan dengan sikap yang baik," katanya.
Ia berharap, para Duta Kebersihan dapat menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menjaga kebersihan, kerapian dan kenyamanan kelas setiap hari.
"Dengan contoh nyata dari siswa sendiri, kebiasaan baik akan lebih mudah tumbuh dan bertahan," jelasnya.
Duta Kebersihan SDN 02 Bintaro, Myesha Raifathma Naladhipa mengaku termotivasi mengikuti kegiatan ini karena dirinya suka kelas yang bersih dan rapi.
Menurut Myesha, kelas yang bersih adalah ruang belajar yang bebas sampah dengan meja-meja tertata rapi. Ia menekankan kebersihan penting agar kelas terasa nyaman dan tidak berbau.
"Kebiasaan menjaga kebersihan, dimulai dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dan merapikan meja serta kursi setelah belajar. Saya juga tak segan mengingatkan teman yang membuang sampah sembarangan," ucapnya.
Hal senada disampaikan Catra Baswara Herlambang, Duta Kebersihan lainnya. Ia menilai ajakan bersama lebih efektif untuk membangun kebiasaan.
"Ayo bersih-bersih bersama dan tidak buang sampah sembarangan. Kalau dilakukan bareng-bareng, jadi lebih semangat," tandasnya.