Selasa, 03 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 149
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pembangunan saluran air di RT 012/01, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan menjadi salah satu usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 kelurahan setempat.
"Tingkat urgensinya"
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, dalam Musrenbang tersebut banyak permasalahan yang dibahas dan mayoritas berkaitan dengan urusan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) serta Suku Dinas Bina Marga.
"Ada beberapa usulan yang akan kita kerjakan tahun ini dengan melihat volume dan tingkat urgensinya," ujarnya, Selasa (3/2).
Anwar memastikan, Musrenbang berjalan secara demokratis karena seluruh lapisan masyarakat, melalui para ketua RW dapat menyampaikan aspirasinya. Terutama, yang berkaitan dengan permasalahan genangan dan banjir.
Terkait usulan prioritas, Anwar menambahkan, meskipun sebagian besar usulan didominasi pembangunan fisik, usulan nonfisik seperti pengadaan alat musik hadroh untuk majelis taklim, fasilitas olahraga, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya tetap harus dikawal pelaksanaannya.
"Saya berpesan kepada warga dan tim pendamping usulan agar memastikan penginputan data sesuai dengan volume dan lokasi. Jangan sampai terjadi kesalahan input, karena jika itu terjadi, usulan tidak dapat dieksekusi meskipun anggarannya sudah dialokasikan," ungkapnya.
Legislator Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Farah Savira menambahkan, wilayah Pejaten Timur merupakan salah satu kawasan rawan banjir karena berdekatan dengan Kali Ciliwung. Hal ini membuat banyak aspirasi masyarakat berfokus pada penanganan banjir dan genangan di kawasan permukiman.
"Dalam merumuskan usulan ini, saya akan berkoordinasi dengan unsur terkait. Kebetulan hadir juga dari Komisi D DPRD DKI Jakarta, Bang Yusuf yang akan menangani urusan fisik seperti SDA dan Bina Marga. Sementara saya akan fokus pada kegiatan kemasyarakatan, kesejahteraan, olahraga, dan kebudayaan," bebernya.
Sementara itu, Lurah Pejaten Timur, Supriyanto menuturkan, dari total 55 usulan yang dihimpun, salah satu fokus prioritas adalah pembangunan saluran air di wilayah RT 012/01 yang kerap meluap dan menyebabkan air mengalir ke badan jalan.
Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan saluran air yang sudah tidak berfungsi secara optimal sehingga air hujan tidak tertampung dengan baik. Akibatnya, terjadi genangan di jalan yang mengganggu aktivitas warga dan berpotensi merusak infrastruktur lingkungan.
"Kami mengusulkan pemasangan saluran air menggunakan U-ditch guna memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan," tandasnya.