Selasa, 03 Februari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 146
(Foto: Doc)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 2 hingga 5 Februari 2026.
Berdasarkan informasi dari BMKG, wilayah daratan Jakarta dan Kepulauan Seribu berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai angin kencang pada periode tersebut.
"BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG,"
“Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca tersebut,” ujar Isnawa Adji, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Selasa (3/2).
Dikatakan Isnawa, potensi hujan dengan intensitas tinggi berisiko menimbulkan genangan hingga banjir di sejumlah wilayah rawan.
Ia menyampaikan, kondisi atmosfer saat ini mendukung terjadinya cuaca ekstrem sehingga kesiapsiagaan seluruh pihak sangat diperlukan.
“BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala,” ungkapnya.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk menyiapkan langkah antisipasi sejak dini, seperti memastikan saluran air di lingkungan sekitar tidak tersumbat serta menyiapkan perlengkapan darurat.
Selain itu, masyarakat disarankan membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.
BPBD DKI Jakarta menyediakan layanan pemantauan tinggi muka air dan informasi banjir melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memantau kondisi terkini.
“Apabila masyarakat menemukan kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan segera, agar langsung menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga melalui nomor 112,” tandasnya.