BPBD Terus Pantau Genangan Rob di Muara Angke

Selasa, 14 Januari 2025 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1435

BPBD Terus Pantau Perkembangan Rob di Muara Angke

(Foto: Nugroho Sejati)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tetap siaga dan terus memantau perkembangan genangan akibat rob Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Air naik pagi dan sore atau jelang malam sudah kembali surut,"

Kepala Satuan Tugas Jakarta Utara BPBD DKI Jakarta, Aries Trisna Putra menjelaskan,  genangan di kawasan Muara Angke terjadi sejak Kamis (9/1) lalu di sejumlah RT di wilayah RW 22 Kelurahan Pluit. Namun, genangan rob itu tidak sampai melumpuhkan aktivitas warga

"Air naik pagi dan sore atau jelang malam sudah kembali surut," katanya, Selasa (14/1).

Dijelaskan Aries, fenomena rob memasuki permukiman warga biasa terjadi mulai sekitar pukul 06.00 pagi. Ketinggian air terus bertambah hingga puncaknya berada di kisaran 60 sentimeter pada titik terdalam jelang siang hari.

Kemudian, air akan berangsur surut pada siang dan biasanya benar-benar tuntas sore menjelang malam. Selama hampir sepekan ini, fenomena rob paling cepat surut sekitar pukul 16.00 sore hari dan esoknya kembali berulang.

Ditegaskan Aries, selama kondisi genangan rob pihaknya menyiagakan lima personel di lokasi dan melakukan pemantauan perkembangan genangan. Selain itu, pihaknya juga telah menurunkan dua unit perahu karet untuk membantu warga yang ingin beraktivitas keluar masuk permukiman melintasi area genangan.

Dilanjutkan Aries, sesuai prakiraan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kenaikan tinggi muka air laut yang memicu kondisi genangan rob itu masih akan terjadi hingga 17 Januari mendatang.

Diperkirakannya, ketinggian genangan rob di permukiman warga tidak akan meningkat signifikan bila tidak dibarengi oleh kondisi hujan deras dalam waktu lama.

Mengantisipasi ketinggian genangan dipicu rob, Aries mengaku sejak Desember lalu telah berkordinasi dengan jajaran terkait seperti TNI, Kepolisian dan Satpol PP untuk melakukan langkah tanggap bencana. Pihaknya pun telah menyiapkan skema evakuasi sebagai opsi terburuk.

"Sejauh ini ketinggian genangan di kisaran 60 sentimeter dan warga masih tetap aktivitas seperti biasa," tegasnya.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Rizqon Hermawan mengaku siaga menyiapkan bantuan logistik dan Natura bagi warga bila dibutuhkan. Namun sejak kembali terjadi genangan rob mulai Kamis (9/1) lalu, pihaknya belum menerima permintaan bantuan bagi warga terdampak rob di kawasan Muara Angke.

"Prinsipnya kami siap mendistribusikan bantuan bila dibutuhkan. Kalau ada permintaan segera akan kami tindaklanjuti," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPBD Siapkan Skema Evakuasi di Pluit Antisipasi Bencana Rob Meningkat

BPBD Siapkan Skema Evakuasi Jika Rob di Muara Angke Meningkat

Rabu, 18 Desember 2024 1387

BPBD Jakarta Berikan Peringatan Dini Banjir Rob hingga 3 Januari 2025

Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob

Kamis, 26 Desember 2024 2467

Keterlibatan Masyarakat Penting Atasi Banjir Rob

Komisi D Nilai Keterlibatan Masyarakat Penting Atasi Rob

Kamis, 09 Januari 2025 1476

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3405

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1685

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1498

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 777

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 868

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks