Senin, 02 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 213
(Foto: Fakhrizal Fakhri)
DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pidato Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (2/2).
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin.
"Mewujudkan sistem pangan Jakarta yang berkelanjutan,"
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum,” ucap Khoirudin.
Dalam kesempatan itu, Khoirudin menyampaikan bahwa DPRD DKI Jakarta telah menerima surat dari Gubernur Pramono pada 30 Januari 2026.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Gubernur Pramono dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno berhalangan hadir karena mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Sehubungan dengan hal tersebut, Gubernur Pramono mendelegasikan kehadirannya kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto untuk menyampaikan pidato pengantar Raperda tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan.
Khoirudin menegaskan bahwa ketidakhadiran Gubernur dan Wakil Gubernur tidak bertentangan dengan ketentuan tata tertib DPRD, karena rapat paripurna kali ini tidak bersifat pengambilan keputusan.
Lebih lanjut, Khoirudin menekankan pentingnya penyelenggaraan sistem pangan yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan di Jakarta, mengingat tingginya ketergantungan Jakarta terhadap pasokan pangan dari luar daerah.
Menurutnya, sistem pangan yang kuat diperlukan untuk menjamin ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, keamanan, serta kualitas pangan bagi seluruh warga Jakarta, sekaligus menjaga stabilitas pasokan di tengah dinamika sosial dan ekonomi.
DPRD DKI juga memandang perlu adanya kebijakan dan langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan efisiensi distribusi, serta melindungi masyarakat dari gejolak harga dan risiko pangan yang tidak aman.
“Melalui rapat paripurna ini, DPRD mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam mewujudkan sistem pangan Jakarta yang berkelanjutan, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Khoirudin.
Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pidato pengantar Raperda tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan Gubernur yang dibacakan oleh Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto, serta penyerahan dokumen Raperda kepada pimpinan DPRD.
Pimpinan rapat menyampaikan bahwa fraksi-fraksi di parlemen Kebon Sirih akan mencermati dan mendalami penjelasan Gubernur tersebut untuk dirumuskan dalam pandangan umum fraksi-fraksi, yang dijadwalkan akan disampaikan pada pekan depan.