Rapat Monev Reses Bahas Optimalisasi Pangan Bersubsidi

Kamis, 22 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 882

Rapat Monev Reses Bahas Optimalisasi Pangan Bersubsidi

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi B DPRD DKI Jakarta bersama eksekutif membahas optimalisasi program pangan bersubsidi dalam Rapat Kerja Monitoring dan Evaluasi (monev) Hasil Reses pada APBD 2025 serta Rencana Realisasi APBD 2026.

"Ini terus kami bahas dalam setiap rapat kerja,"

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, menyampaikan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program pangan bersubsidi, terutama terkait antrean panjang dan keterbatasan kuota penerima manfaat.

Ia menekankan, perlunya perbaikan sistem agar warga tidak menunggu terlalu lama saat mengantre paket pangan bersubsidi tersebut. Salah satu upaya yang diusulkan adalah penerapan sistem by name by address guna mempercepat dan menertibkan distribusi.

“Problem utamanya itu antrean yang panjang dan kuota yang cepat habis,” ujar Nova, Kamis (22/1).

Ia menambahkan, meski pendistribusian telah dilakukan secara daring dan sebagian sudah ditindaklanjuti, namun kendala di lapangan masih kerap terjadi.

Menurut Nova, anggaran program pangan bersubsidi memang terbatas dan terbagi antara anggaran murni dan APBD Perubahan. Sebab itu, diperlukan langkah lanjutan untuk memaksimalkan kuota yang tersedia agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Lebih lanjut, Nova mengungkapkan bahwa persoalan antrean juga dipicu oleh keterbatasan titik distribusi di lapangan. Ia mencontohkan, dalam satu wilayah sering kali hanya tersedia satu titik distribusi, sehingga tidak mampu menjangkau seluruh masyarakat di sekitarnya.

“Akibatnya antrean menjadi panjang dan kuota cepat habis. Ini perlu dievaluasi agar titik distribusi bisa tersebar di beberapa wilayah,” katanya.

Nova menyebut, distribusi pangan bersubsidi melibatkan sejumlah BUMD, seperti Food Station, Pasar Jaya, dan Dharma Jaya. Ia pun meminta agar BUMD-BUMD tersebut memperluas cakupan titik distribusi guna mempermudah akses masyarakat.

“Kami minta cakupannya diperluas. Ini terus kami bahas dalam setiap rapat kerja,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike

Komisi D Tekankan Penguatan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Kamis, 22 Januari 2026 599

Pekerja sedang mengatur stok beras milik PT Food Station Tjipinang Jaya

Komisi B Ingatkan Pemprov DKI Amankan Stok Pangan Jelang Nataru

Rabu, 17 September 2025 2786

Pangan Bersubsidi di RPTRA Pandawa Diserbu Warga

Pangan Bersubsidi di RPTRA Pandawa Diserbu Warga

Jumat, 16 Mei 2025 1530

Ratusan Warga Nikmati Layanan Pangan Bersubsidi di RPTRA Kebon Pala Berseri

Ratusan Warga Nikmati Layanan Pangan Bersubsidi di RPTRA Kebon Pala Berseri

Kamis, 10 April 2025 1802

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14302

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3219

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1793

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 2069

Cuaca jakarta doc

Kualitas Udara Menurun, Pram Tingkatkan Kesiagaan Fasilitas Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 868

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks