Rapat Monev Reses Bahas Optimalisasi Pangan Bersubsidi

Kamis, 22 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 613

Rapat Monev Reses Bahas Optimalisasi Pangan Bersubsidi

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi B DPRD DKI Jakarta bersama eksekutif membahas optimalisasi program pangan bersubsidi dalam Rapat Kerja Monitoring dan Evaluasi (monev) Hasil Reses pada APBD 2025 serta Rencana Realisasi APBD 2026.

"Ini terus kami bahas dalam setiap rapat kerja,"

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, menyampaikan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program pangan bersubsidi, terutama terkait antrean panjang dan keterbatasan kuota penerima manfaat.

Ia menekankan, perlunya perbaikan sistem agar warga tidak menunggu terlalu lama saat mengantre paket pangan bersubsidi tersebut. Salah satu upaya yang diusulkan adalah penerapan sistem by name by address guna mempercepat dan menertibkan distribusi.

“Problem utamanya itu antrean yang panjang dan kuota yang cepat habis,” ujar Nova, Kamis (22/1).

Ia menambahkan, meski pendistribusian telah dilakukan secara daring dan sebagian sudah ditindaklanjuti, namun kendala di lapangan masih kerap terjadi.

Menurut Nova, anggaran program pangan bersubsidi memang terbatas dan terbagi antara anggaran murni dan APBD Perubahan. Sebab itu, diperlukan langkah lanjutan untuk memaksimalkan kuota yang tersedia agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Lebih lanjut, Nova mengungkapkan bahwa persoalan antrean juga dipicu oleh keterbatasan titik distribusi di lapangan. Ia mencontohkan, dalam satu wilayah sering kali hanya tersedia satu titik distribusi, sehingga tidak mampu menjangkau seluruh masyarakat di sekitarnya.

“Akibatnya antrean menjadi panjang dan kuota cepat habis. Ini perlu dievaluasi agar titik distribusi bisa tersebar di beberapa wilayah,” katanya.

Nova menyebut, distribusi pangan bersubsidi melibatkan sejumlah BUMD, seperti Food Station, Pasar Jaya, dan Dharma Jaya. Ia pun meminta agar BUMD-BUMD tersebut memperluas cakupan titik distribusi guna mempermudah akses masyarakat.

“Kami minta cakupannya diperluas. Ini terus kami bahas dalam setiap rapat kerja,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike

Komisi D Tekankan Penguatan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Kamis, 22 Januari 2026 494

Pekerja sedang mengatur stok beras milik PT Food Station Tjipinang Jaya

Komisi B Ingatkan Pemprov DKI Amankan Stok Pangan Jelang Nataru

Rabu, 17 September 2025 2600

Pangan Bersubsidi di RPTRA Pandawa Diserbu Warga

Pangan Bersubsidi di RPTRA Pandawa Diserbu Warga

Jumat, 16 Mei 2025 1257

Ratusan Warga Nikmati Layanan Pangan Bersubsidi di RPTRA Kebon Pala Berseri

Ratusan Warga Nikmati Layanan Pangan Bersubsidi di RPTRA Kebon Pala Berseri

Kamis, 10 April 2025 1576

BERITA POPULER
600 Substrat Karang Dilepas di Perairan Pulau Pari anita

2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

Selasa, 23 Juni 2026 648

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 808

Gebyar seni budaya setubabakan nur

Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

Sabtu, 20 Juni 2026 740

MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 332

Gub upacara hut 499 jakarta rezap

Menuju Usia Lima Abad, Pramono Minta Masyarakat Jaga Optimisme untuk Jakarta

Senin, 22 Juni 2026 548

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks