Kolam Labuh Pelabuhan Perikanan Muara Angke Bakal Diperluas

Kamis, 29 Januari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 893

Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera memperluas kapasitas kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

"segera memperluas pelabuhan yang ada,"

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi kondisi Pelabuhan Muara Angke yang saat ini mengalami kepadatan jumlah kapal yang bersandar.

"Pemerintah DKI Jakarta segera memperluas pelabuhan yang ada di tempat itu dengan menambah kapasitas," ujar Pramono, di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1).

Pembangunan tambahan kapasitas kolam labuh ini diproyeksikan mampu menampung tambahan 500 hingga 600 kapal. Pengerjaan perluasan pelabuhan rencananya dimulai dalam waktu dekat.

Selain itu, Pramono juga meminta agar tidak ada penambahan izin kapal baru di Pelabuhan Muara Angke. Hal ini dilakukan agar beban pelabuhan tidak semakin berat.

"Saya menyampaikan dan memohon untuk tidak ada penambahan baru kapal. Sebab kalau kemudian izin kapalnya ditambah terus lebih dari, sekarang ini sudah 2.500, itu pasti akan menjadi beban bagi Muara Angke," jelasnya.

Pramono mengungkapkan, saat ini terdapat ketidakseimbangan antara infrastruktur yang tersedia dengan jumlah armada kapal yang ada di Kolam Labuh Pelabuhan Perikanan Muara Angke.

Pelabuhan tersebut hanya memiliki daya tampung antara 400-500 kapal. Namun karena kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi, banyak kapal yang bersandar dan menyebabkan kepadatan.

"Sekarang ini karena kondisi cuaca, maka banyak kapal yang tidak melaut. Dan sebagian besar kemudian diparkir di tempat itu," kata dia.

Menurut Pramono, Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri telah memberikan izin kepada lebih dari 2.500 kapal. Kapal-kapal tersebut yang terlihat di media sosial tampak memadati Pelabuhan Muara Angke.

"Kalau dilihat teman-teman kemarin yang viral itu, ada kurang lebih 2.500 kapal yang sehingga tidak bisa bergerak," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT
Kapal cepat ke Kepulauan Seribu belum beroperasi akibat cuaca ekstrem

Kapal Cepat Dishub Belum Beroperasi untuk Utamakan Keselamatan

Rabu, 28 Januari 2026 1232

Penghentian sementara kapal cepat ke Kepulauan Seribu

Cuaca Buruk, Penghentian Operasional Kapal Cepat Langkah Tepat

Senin, 19 Januari 2026 741

penanganan genangan di Jalan DI Panjaita, Jakarta Timur, Kamis (29/1)

Petugas Gabungan Atasi Genangan di Jalan DI Panjaitan

Kamis, 29 Januari 2026 884

Pramono meninjau pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung di Cawang

Normalisasi Sungai Ciliwung Dilanjutkan dengan Pendekatan Lebih Humanis

Kamis, 29 Januari 2026 1689

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7801

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 3050

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1907

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 851

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp jati

Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

Kamis, 10 September 2026 1118

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks