Kolam Labuh Pelabuhan Perikanan Muara Angke Bakal Diperluas

Kamis, 29 Januari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 744

Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera memperluas kapasitas kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

"segera memperluas pelabuhan yang ada,"

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi kondisi Pelabuhan Muara Angke yang saat ini mengalami kepadatan jumlah kapal yang bersandar.

"Pemerintah DKI Jakarta segera memperluas pelabuhan yang ada di tempat itu dengan menambah kapasitas," ujar Pramono, di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1).

Pembangunan tambahan kapasitas kolam labuh ini diproyeksikan mampu menampung tambahan 500 hingga 600 kapal. Pengerjaan perluasan pelabuhan rencananya dimulai dalam waktu dekat.

Selain itu, Pramono juga meminta agar tidak ada penambahan izin kapal baru di Pelabuhan Muara Angke. Hal ini dilakukan agar beban pelabuhan tidak semakin berat.

"Saya menyampaikan dan memohon untuk tidak ada penambahan baru kapal. Sebab kalau kemudian izin kapalnya ditambah terus lebih dari, sekarang ini sudah 2.500, itu pasti akan menjadi beban bagi Muara Angke," jelasnya.

Pramono mengungkapkan, saat ini terdapat ketidakseimbangan antara infrastruktur yang tersedia dengan jumlah armada kapal yang ada di Kolam Labuh Pelabuhan Perikanan Muara Angke.

Pelabuhan tersebut hanya memiliki daya tampung antara 400-500 kapal. Namun karena kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi, banyak kapal yang bersandar dan menyebabkan kepadatan.

"Sekarang ini karena kondisi cuaca, maka banyak kapal yang tidak melaut. Dan sebagian besar kemudian diparkir di tempat itu," kata dia.

Menurut Pramono, Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri telah memberikan izin kepada lebih dari 2.500 kapal. Kapal-kapal tersebut yang terlihat di media sosial tampak memadati Pelabuhan Muara Angke.

"Kalau dilihat teman-teman kemarin yang viral itu, ada kurang lebih 2.500 kapal yang sehingga tidak bisa bergerak," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT
Kapal cepat ke Kepulauan Seribu belum beroperasi akibat cuaca ekstrem

Kapal Cepat Dishub Belum Beroperasi untuk Utamakan Keselamatan

Rabu, 28 Januari 2026 926

Penghentian sementara kapal cepat ke Kepulauan Seribu

Cuaca Buruk, Penghentian Operasional Kapal Cepat Langkah Tepat

Senin, 19 Januari 2026 602

penanganan genangan di Jalan DI Panjaita, Jakarta Timur, Kamis (29/1)

Petugas Gabungan Atasi Genangan di Jalan DI Panjaitan

Kamis, 29 Januari 2026 781

Pramono meninjau pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung di Cawang

Normalisasi Sungai Ciliwung Dilanjutkan dengan Pendekatan Lebih Humanis

Kamis, 29 Januari 2026 1405

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 3365

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 833

HUT 499 1 jati

Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 549

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 907

HUT 499 2 jati

Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 27 Juni 2026 473

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks