Normalisasi Sungai Ciliwung Dilanjutkan dengan Pendekatan Lebih Humanis

Kamis, 29 Januari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1595

Pramono meninjau pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung di Cawang

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek normalisasi Sungai Ciliwung terus dilanjutkan untuk meminimalisasi dampak banjir di Jakarta. Hal ini disampaikannya saat meninjau pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1).

"Ini adalah bagian untuk mengatasi banjir jangka menengah,"

"Kita baru saja menyaksikan dalam rangka normalisasi Sungai Ciliwung. Ini adalah bagian untuk mengatasi banjir jangka menengah yang ada di Jakarta," ujar Pramono.

Proyek normalisasi yang sempat terhenti sejak 2017 itu, kini dilanjutkan kembali dengan pendekatan yang lebih humanis. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) bekerja sama dalam proses pembebasan lahan.

Normalisasi Sungai Ciliwung ini penting dilakukan karena bisa mengurangi sekitar 40 persen dampak banjir di Jakarta. Proyek ini dibagi menjadi dua segmen utama dengan total panjang mencapai 33,69 kilometer.

Segmen I yakni Pintu Air Manggarai hingga MT Haryono. Di segmen ini direncanakan dibangun tanggul sepanjang 14,99 km, dengan realisasi saat ini mencapai 8,24 km.

Sedangkan Segmen II yakni MT Haryono hingga TB Simatupang. Di segmen ini rencananya dibangun tanggul sepanjang 18,7 km, dengan realisasi mencapai 8,9 km.

"Sehingga total secara keseluruhan ada 33,69 kilometer di ruas Ciliwung ini, realisasi yang sudah diturap 17,14 kilometer," lanjutnya.

Pramono menyampaikan, proses pembebasan lahan normalisasi Sungai Ciliwung dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Sementara pembangunan tanggulnya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurut Pramono, pelaksanaan normalisasi dan pembebasan lahan di Sungai Ciliwung hingga kini berjalan baik dan lancar, tanpa adanya gejolak dari masyarakat. Meskipun telah memberikan ganti rugi lahan masyarakat yang terdampak, Pramono juga mempersilakan masyarakat untuk menempati rumah susun milik Pemprov DKI.

"Kalau memang masyarakat mau memanfaatkan rumah susun yang dimiliki oleh atau dibangun oleh Pemda DKI Jakarta, kami persilakan. Tentunya dengan persyaratan yang harus dipenuhi. Tapi memang mereka harus membayar atau menyewa untuk itu," jelasnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menjelaskan, terdapat empat kelurahan dari 14 wilayah yang telah ditetapkan lokasinya untuk normalisasi Sungai Ciliwung. Yakni di Kelurahan Cawang, Cililitan, Pangadegan, dan Rawajati.

Hingga akhir 2026, proyek normalisasi Sungai Ciliwung ditargetkan mencapai 557 meter. Pada 2025 sendiri, Pemprov DKI telah membayarkan Rp16,3 miliar untuk 20 bidang lahan di Cawang.

"Sampai dengan akhir 2026 kami upayakan 557 meter selesai," jelas Ika.

Sedangkan untuk proses pemberkasan pembebasan lahan sekitar 557 meter ditargetkan rampung pada akhir 2026. Ika menyebut, proses pembebasan lahan masyarakat dilakukan dengan pendekatan humanis.

BERITA TERKAIT
Pramono meninjau pengerukan Kali Cakung Lama

Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Rampung 2027

Selasa, 27 Januari 2026 1306

Proses Perbaikan Turap Ciliwung yang Longsor

Pasukan Biru Tangani Turap Kali Ciliwung Longsor di Cililitan

Rabu, 28 Januari 2026 817

Petugas melakukan pengangkutan sampah sisa genangan di Kramat Jati

Enam Meter Kubik Sampah Banjir di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Selasa, 27 Januari 2026 713

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 12770

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1459

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1405

Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 1452

Pembukaan jafex 2026 rezap

Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 864

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks