Senin, 26 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 387
(Foto: Istimewa)
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk membantu membersihkan material rumah terdampak angin puting beliung di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
"Didominasi atap asbes yang terlepas"
Sebanyak 65 bangunan rusak diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Senin (26/1) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Lurah Kalibaru, Sukarmin mengatakan, angin kencang melanda RW 06, RW 07, RW 08, dan RW 12. Kerusakan bangunan terparah terjadi di RW 07.
"Ada bangunan sekolah, masjid, dan musala yang ikut terdampak. Kerusakan didominasi atap asbes yang terlepas dan terbawa angin," ujarnya.
Sukarmin menjelaskan, karakter angin yang berputar menyebabkan pola kerusakan terjadi secara acak, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
"Meski kerugian material ditaksir cukup besar, kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," terangnya.
Menurutnya, sebanyak 30 Pasukan Oranye dikerahkan untuk membantu membersihkan puing-puing material bangunan.
"Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat," ungkapnya.
Sukarmin menambahkan, hingga saat ini pihak kelurahan masih melakukan pendataan secara rinci by name by address untuk dilaporkan ke BPBD dan Dinas Sosial agar bantuan bagi warga terdampak dapat segera disalurkan.
"Saat ini kami fokus melakukan pendataan secara detail agar proses penyaluran bantuan bisa segera dilakukan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua RW 07, Kelurahan Kalibaru, Caharudin menuturkan, berdasarkan data sementara terdapat tujuh RT yang terdampak di wilayahnya.
Rinciannya, di RT 03 sebanyak lima rumah, RT 05 satu rumah, RT 08 sebanyak 14 rumah, satu sekolah, dan satu masjid.
Kemudian, di RT 09 terdapat 14 rumah terdampak, RT 12 tiga rumah, RT 13 tiga rumah, serta RT 15 sebanyak 14 rumah, satu sekolah, dan satu musala.
"Total sementara terdapat 61 rumah warga, dua fasilitas pendidikan, dan dua fasilitas ibadah yang terdampak dengan jumlah keseluruhan mencapai 65 bangunan di RW 07," bebernya.
Caharudin mengingatkan warga agar berhati-hati karena masih banyak material atap atau asbes yang terlepas dan berserakan di gang permukiman karena dapat membahayakan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran kelurahan yang bergerak cepat membantu warga. Pendataan masih terus kami lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya tambahan kerusakan," tandasnya.