Sabtu, 24 Januari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 161
(Foto: Istimewa)
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025. Penghargaan ini diserahkan dalam malam apresiasi yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/1) kemarin.
"Capaian ini milik seluruh insan Transjakarta,"
Ketiga kategori penghargaan yang berhasil diraih oleh Transjakarta meliputi The Most Brilliant Employee Experience & Wellbeing Of The Year 2025 – Regional Champion kepada PT Tranjakarta.
Kemudian kategori The Most Brilliant CEO in Human Capital Transformation of The Year 2025 – Regional Champion kepada Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza.
Selanjutnya kategori The Most Brilliant Chief Human Capital Officer Of The Year 2025 – Regional Champion kepada Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menyampaikan, pengakuan ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam menempatkan SDM sebagai aset strategis, bukan sekadar pendukung operasional. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan Transjakarta menyelaraskan kesejahteraan karyawan dengan efisiensi operasional layanan publik.
“Capaian ini milik seluruh insan Transjakarta. Kami percaya bahwa layanan transportasi publik yang andal dan berkelas dunia hanya dapat lahir dari tangan-tangan SDM yang unggul, bahagia dan sejahtera," ujarnya, Sabtu (24/1).
Dikatakan Wefizon, penghargaan ini akan semakin memotivasi jajarannya untuk terus memupuk budaya kerja yang adaptif dan inklusif demi mendukung transformasi Jakarta menjadi Kota Global.
Direktur Keuangan, SDM dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari menambahkan, Transjakarta tengah melakukan revolusi dalam manajemen talenta. Fokus utama perusahaan saat ini menciptakan ekosistem kerja yang mampu mendukung produktivitas sekaligus menjaga keseimbangan hidup pegawai.
Menurut Mayangsari, transformasi ini akan memastikan setiap individu di Transjakarta memiliki ruang untuk berkembang. Sehingga pada akhirnya akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan Transjakarta di lapangan.
“Melalui sistem ini, Kami mengintegrasikan kesejahteraan dengan penguatan kompetensi digital dan tata kelola SDM yang transparan," tandasnya.