Komisi E Tekankan Pentingnya Pembaruan Informasi Proges Usulan Reses

Selasa, 20 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1457

Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar Rapat Kerja Monev Hasil Reses

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi E DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) hasil reses pada APBD 2025 serta rencana realisasi APBD 2026.

"agar perkembangan usulan bisa dipantau dan di-update,"

Rapat ini membahas sejauh mana usulan reses terealisasi, sekaligus mengevaluasi sistem pencatatan aspirasi masyarakat.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki menekankan, pentingnya pembaruan informasi terkait progres usulan reses yang telah disampaikan para anggota dewan. Menurutnya, masih terdapat aspirasi yang terus berulang dalam setiap reses, terutama kebutuhan dasar Posyandu seperti timbangan dan alat ukur tinggi badan.

“Bahkan ada lokasi yang sudah tiga kali reses, tapi usulannya belum juga terealisasi,” ujarnya, Selasa (20/1).

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana turut menyampaikan persoalan sistem e-Reses. Ia menceritakan pengalamannya saat mengusulkan revitalisasi lapangan olahraga yang sempat hilang dari sistem, meski usulan tersebut telah diinput ke dalam sistem.

“Kalau tidak dikawal, saya yakin usulan itu hilang begitu saja. Padahal ini usulan resmi. Sistemnya harus diperbaiki agar perkembangan usulan bisa dipantau dan di-update secara jelas kepada anggota dewan,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Chicha Koeswoyo mendorong kehadiran pejabat berwenang dari dinas terkait saat pelaksanaan reses.

“Pihak ekseskutif yang hadir hanya perwakilan sehingga tidak memiliki kewenangan menjawab persoalan warga secara menyeluruh,” ucapnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Astrid Khairunisha mengapresiasi kinerja perangkat daerah yang aktif hadir dalam kegiatan reses. Ia menyebut, sebagian besar aspirasi warga di wilayahnya telah terpenuhi.

“Alhamdulillah, reses-reses di tempat saya cukup terpenuhi,” katanya.

Meski demikian, perempuan yang akrab disapa Astrid Kuya itu mengakui masih ada aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui reses maupun Musrenbang, namun belum juga terealisasi.

Ia berharap, ke depan sistem e-Reses dapat dibenahi secara menyeluruh agar seluruh usulan dapat terdata dengan baik, dipantau progresnya, serta dikomunikasikan secara transparan.

“Masyarakat jangan hanya diberi harapan dari tahun ke tahun. Kalau memang tidak bisa direalisasikan, sampaikan alasannya dengan jelas. Ini semua demi kepentingan masyarakat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rano Ungkap DKI akan Gelar Event Besar Sambut Imlek 2026

DKI Bakal Gelar Event Besar Sambut Imlek 2026

Selasa, 20 Januari 2026 974

Ima Mahdiah memimpin pelaksanaan rapat paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Pandangan Umum Fraksi DPRD DKI Terhadap Raperda P4GN dan RPIP

Senin, 19 Januari 2026 1609

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike

Perda BMD Diharapkan Optimalkan Pengelolaan Aset Daerah

Kamis, 15 Januari 2026 1132

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 35948

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 18187

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5240

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3890

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2670

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks