Rabu, 21 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 209
(Foto: doc)
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Utara berkomitmen memperkuat program penghijauan pada tahun ini agar lingkungan menjadi semakin asri, sejuk, dan nyaman.
"Memberi manfaat"
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi pelaksanaan program Jumat Menanam sepanjang 2025 yang berhasil menanam sebanyak 460 pohon dari berbagai jenis secara berkelanjutan.
Kepala Sudin Tamhut Jakarta Utara, Reina Camelia mengatakan, upaya penghijauan akan terus dilanjutkan dengan peningkatan kualitas pelaksanaan.
Menurutnya, penanaman pohon merupakan investasi lingkungan jangka panjang demi menjaga keberlanjutan kota.
"Tahun ini kami fokus memperkuat konsistensi kegiatan serta memastikan setiap pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat," ujarnya, Rabu (21/1).
Reina menjelaskan, kegiatan penanaman dilakukan secara merata di enam kecamatan se-Jakarta Utara. Meski tidak menetapkan target jumlah tahunan secara khusus, prinsip kesinambungan tetap menjadi prioritas utama.
"Setiap agenda mingguan akan dilaksanakan dengan penanaman rata-rata 10 hingga 15 pohon di lokasi yang telah dipetakan," terangnya.
Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam. Kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci keberhasilan program penghijauan perkotaan.
"Kami berharap masyarakat ikut menjaga pohon-pohon ini agar manfaatnya dapat dirasakan bersama," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Utara, Habib Prabandoko menambahkan, pemilihan jenis pohon dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan fungsi ekologis dan nilai estetika.
"Tanaman seperti tabebuya dipilih untuk memperindah kawasan, sedangkan pule dan trembesi efektif menyerap polusi. Kami juga menerapkan teknik balling atau pemindahan pohon dewasa agar tingkat keberhasilan tumbuh di lokasi baru lebih tinggi," bebernya.
Habib merinci, penanaman pohon sepanjang 2025 terbagi dalam empat triwulan. Pada triwulan I tercatat sebagai periode paling produktif dengan jumlah 155 pohon, disusul triwulan II sebanyak 73 pohon. Kemudian, pada triwulan III dilakukan penanaman 112 pohon dan triwulan IV sebanyak 120 pohon.
"Melalui keberlanjutan program ini, kami optimistis dapat mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih asri, sejuk, dan sehat bagi seluruh warga Jakarta Utara," tandasnya.