Komisi C Bahas Revitalisasi Pasar Bersama Pasar Jaya

Rabu, 14 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 738

Komisi C DPRD DKI Jakarta menggelar rapat evaluasi bersama Perumda Pasar Jaya, Selasa (13/1)

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi C DPRD DKI Jakarta menggelar rapat evaluasi bersama Perumda Pasar Jaya, membahas rencana revitalisasi pasar agar tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi menjawab persoalan yang selama ini dikeluhkan pedagang dan masyarakat.

"maka harus dikelola dengan baik,"

Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ismail menyampaikan, revitalisasi pasar harus dilakukan secara menyeluruh. Ia mengingatkan, keberadaan pasar tumpah kerap menjadi persoalan yang merugikan pedagang resmi yang telah berkontrak dengan Pasar Jaya.

“Revitalisasi jangan hanya menjadi rutinitas. Harus bisa menjawab persoalan yang selama ini dikeluhkan, salah satunya fenomena pasar tumpah. Pedagang eksisting menjadi sepi dan merugi karena pembeli sudah dicegat di pinggir jalan. Masyarakat pengguna jalan pun merasa terganggu,” ujar Ismail, Rabu (14/1).

Menurutnya, Komisi C tidak menentang program revitalisasi pasar. Namun, ia meminta agar pelaksanaannya memberikan dampak positif bagi seluruh pihak.

Selain itu, Ismail menekankan agar revitalisasi pasar dioptimalkan sebagai bagian dari upaya monetizing asset. Ia mendorong Pasar Jaya menerapkan konsep mixed-use, khususnya pada pasar-pasar yang berada di lokasi strategis dan kawasan berorientasi Transit Oriented Development (TOD).

“Lahan di Jakarta sangat mahal. Jangan sampai aset Pasar Jaya yang berada di kawasan strategis hanya dimanfaatkan sebagai pasar semata. Akan lebih optimal jika dikembangkan dengan konsep mixed-use,” katanya.

Komisi C juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas fasilitas pendukung, seperti MCK. Menurut Ismail, fasilitas tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari supporting system yang harus dikelola dengan baik agar nyaman dan menarik minat masyarakat untuk datang ke pasar.

“Bukan sekadar ada, tetapi keberadaannya justru bisa menjadi pemikat. Mungkin awalnya masyarakat hanya mampir ke toilet, tetapi akhirnya berbelanja di pasar,” ucapnya.

Selain fasilitas, isu retribusi sampah turut menjadi perhatian. Di satu sisi, retribusi sampah dicatat sebagai kontribusi Pasar Jaya kepada Pemprov DKI, namun di sisi lain dianggap sebagai beban biaya atau cost center.

“Ini perlu diluruskan. Jika retribusi sampah memiliki potensi meningkatkan pendapatan, maka harus dikelola dengan baik. Kami tidak menolak langkah Pasar Jaya mengelola sampah secara mandiri untuk menghasilkan revenue, tetapi kontribusinya terhadap PAD juga harus dioptimalkan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Komisi C turut menyinggung penurunan dividen Pasar Jaya. Menurut Ismail, hal itu masih bersifat sementara karena baru sebatas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang akan terus diperdalam dalam pembahasan lanjutan.

“Ini masih RKA dan tadi juga sudah direvisi. Kami berharap dengan berbagai masukan dan insight dari jajaran direksi baru, Pasar Jaya ke depan bisa semakin optimal,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Digitalisasi Pasar Perlu Didukung Keamanan

Digitalisasi Pasar Perlu Didukung Keamanan dan Pendampingan Pedagang

Selasa, 13 Januari 2026 690

Suasana Pasar Kombongan yang tertata lebih modern

Pasar Kombongan Bukti Komitmen Pemprov DKI Hidupkan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 07 Januari 2026 933

Pasar Kombongan di Kemayoran Kini Lebih Modern

Pasar Kombongan di Kemayoran Kini Lebih Modern

Selasa, 06 Januari 2026 1688

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akan Direlokasi ke Penampungan Sementara

Perumda Pasar Jaya Siapkan Relokasi Pedagang Pasar Induk Kramat Jati

Senin, 15 Desember 2025 881

BERITA POPULER
Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 1029

Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 1004

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1273

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1242

Gub pramono doc

Pramono Bela Satpam Tegur Pengemudi Alphard di HI

Jumat, 24 Juli 2026 500

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks